Berita

Kades Ncandi Pertanyakan Pencoretan Penerima Bansos

Kades Ncandi Kecamatan Madapangga, M. Said, H. Mansyur.

Bima, Bimakini.- Kepala Desa (Kades)  Ncandi Kecamatan Madapangga, M. Said, H. Mansyur mempertanyakan pencoretan nama warga setempat  sebagai penerima Bantuan Sosial (Bansos) baik PKH maupun Rastra. Terkait hal itu pihaknya datang ke Statistik dan Dinas Sosial Kabupaten Bima untuk mempertanyakan hal itu. Namun dijawab karena warga tersebut sudah berubah status ekonomi yakni dari miskin menjadi kaya.

“Betul-betul diluar dugaan. Warga Desa Ncandi tidak sampai 100 orang dapat Bansos dari jumlah warga sekitar 300 orang kategori miskin,” ujarnya, Rabu (3/7).

Cerita Kades, sebelum pisah dari Desa Monggo, warga setempat lebih dari 100 orang yang tercakup sebagai penerima PKH dan Rastra. Setelah dilakukan pemekaran, justeru warga setempat yang dapat Bansos baik PKH maupun Rastra tidak sampai 40 orang.

“Kita sering bolak balik Dinas Sosial dan Statistik kaitan masalah itu. Namun yang didapat hanya jawaban tidak pasti,” ungkap Kades.

Muhammad Yasin selaku Kordinator PKH Kabupaten menyarankan ke Kades Ncandi agar memperbaiki Basis Data Terpadu (BDT). Jika hal itu belum dilakukan jangan harap ada perubahan nama penerima Bansos. “Satu satu jalan yakni laporkan BDT ke dinas terkait. Insya Allah tahun selanjutnya akan ada perubahan,” ucap Muhammad.

Lanjutnya, kehadirannya saa ini yakni kaitan monitoring masalah PKH di setiap desa. Tapi untuk hari ini hanya dua desa dulu yakni Desa Mpuri dan Ncandi. “Kita akan turun ke semua desa. Untuk desa lainnya dilakukan pada hari berikutnya,” ungkapnya. (YAN)

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top