Peristiwa

Listrik Padam, Dipicu Rusak Mesin di Sumbawa

Manager PLN UP3 Bima, Maman Sulaiman (kanan) saat memberi penjelasan.

Bima, Bimakini.- Rabu (17/7/2019) siang, tiba-tiba  terjadi listrik pemadaman di Bima, baik kota maupun kabupaten. Padamnya listrik itu rupanya dipicu rusaknya pembangkit di Sumbawa.

Manager PLN UPT 3 Bima, Maman Sulaiman mengatakan, sejak 5 Juli 2019,  pembangkit listrik di Bima dan Sumbawa, terjadi interkoneksi. Ini  seperti interkoneksi di Jawa-Bali.

Namun, kata dia, diluar dugaan mesin pembangkit yang ada di Sumbawa mengalami masalah. Tetiba off, sehingga berdampak pada pemadaman di Bima-Dompu.

“Karena sudah interkoneksi Bima-Sumbawa, sehingga ketika ada masalah, semua terdampak,” jelasnya kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (18/7).

Dalam situasi itu, kata  Maman, pihaknya  tidak lagi melakukan interkoneksi dengan Sumbawa. Karena proses penyelidikan masih dilakukan. Langkah ini dengan mengaktifkan kembali mesin-mesin dengan daya kecil, termasuk pembangkit  PLMTG di Bonto.

“Kami berupaya yang terbaik  untuk masyarakat Bima. Memang di Bima, masih menghadapi masalah kelistrikan,” ungkap pria yang sebelumnya bertugas di Banten ini.

Selain adanya masalah tersebut, kata dia, di jalur yang dilalui, masih belum terbangun sistem keamanan. Apalagi, proses interkoneksi belum lama dilakukan. “Kami akan berupaya terus, kami juga tidak ingin adanya pamadaman,” ujarnya.

Dijelaskannya, interkoneksi Bima-Sumbawa dilakukan dengan berbagai pertimbangan. Salah satunya, penggunaan listrik di Sumbawa kecil, namun daya besar. Ini menguntungkan untuk wilayah UPT3 Bima, meliputi Kota Bima, Kabupaten Bima dan Dompu.

“Jika Bima berdiri sendiri, tidak interkoneksi dengan Sumbawa, maka cadangan kita terbatas, sementara Sumbawa surplus,” terangnya.  (IAN)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 75
    Shares
To Top