Peristiwa

Rumah Cita Ajak Kuatkan Semangat Kebangsaan

Muhamad Yunus

Bima, Bimakini.- Rumah Cita, akan menggelar dialog Kebangsaan dan Keummatan untuk Indonesia Maju, Senin (22/7) di aula SMKN 3 Kota Bima. Kegiatan itu akan menghadirkan sejumlah narasumber dengan tema “Menguatkan Kembali Semangat Kebangsaan, Untuk Indonesia Maju”.

Diraktur Rumah Cita, Muhamad Yunus mengatakan, kegiatan ini sebagai respon atas dinamika  kebangsaan dan kummatan saat ini. Dinamika kebangsaan yang terjadi, sebagai keniscayaan atas keberagaman, apalagi selama proses dan pasca-Pemilu 2019.

“Dibutuhkan kemampuan dan kecerdasan dalam mengelola kemajemukan yang ada. Baik menyangkut perbedan suku, ras, golongan dan agama maupun politik. Jika kepandaian ini tidak dimiliki, maka bisa membahayakan,” ujarnya, Jumat.

Diharapkan dengan dialog ini, kata dia, dapat mengurai dinamika yang ada. Karena bagaimana puun momentum politik, Pemilihan Legislatif dan Presiden/Wakil Presiden RI, Tahun 2019,  telah menguras banyak energi bangsa.

“Dinamika politik Pemilu 2019 ini berbeda dengan sebelumnya. Bahkan ada pengkotak-kotakan di tengah masyarakat, akibat perbedaan pilihan politik. Namun, hal yang patut disyukuri adalah, kekuatiran akan adanya gejolak besar, tidak benar-benar terjadi. Meski sempat mengkhawatirkan, apalagi dinamika di media sosial sangat tinggi dengan berbagai berita Hoax,” ujarnya.

“Kini tahapan Pemilu sudah usai, pun gugatan di tingkat Mahkamah Konstitusi (MK) sudah ada kesimpulan. Meski ada ketidakpuasan akan hasil kontestasi politik, namun harus ada kelapangan menerima realitas politik ini. Pertemuan Presiden terpilih Joko Widodo dengan Prabowo Subianto, baru-baru ini, memberikan isyarat, jika mereka lebih mementingkan kesatuan dan persatuan bangsa, demi utuhnya NKRI. Hal ini juga sebagai isyarat, agar kita menumbuhkan optimisme akan masa depan bangsa yang baik,” tambahnya.

Karena, menurut Yunus, banyak persoalan bangsa yang harus dituntaskan dan tidak menghabiskan energi, hanya untuk memperdebatkan soal hasil politik. Maka, semua elemen dan aktor yang ada di pusat, hingga daerah, mulai merajut kembali semangat kesatuan di tengah perbedaan politik.

“Proses politik harus mendewasakan kita memahami perbedaan, bukan sebaliknya. Untuk itu, Rumah Cita, menggagas kegiatan dialog, sebagai iktiah, bahwa kita masih melantunkan satu lagu kebangsaan Indonesia Raya,” pungkasnya.

Narasumber yang direncanakan hadir Akademisi, Muhammad Tahir, MPd, Dandim 1608 Bima, Letkol Inf Bambang Kurnia Eka, Anggota DPRD Kabupaten Bima, Saifullah, serta tokoh agama.

Selanjutnya aka nada deklarasi bersama untuk komitmen menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta damai untuk Indonesia Maju. (IAN)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 346
    Shares
To Top