Peristiwa

50 Hektar Lahan Jagung di Sanggar Dibakar, Polisi Buru Pelaku

Bupati Bima saat mengecek lokasi kebakaran.

Bima, Bimakini.- Sedikitnya 50 hektar lahan disekitar kawasan Desa Oi Saro, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima terbakar. Diduga kebakaran bersumber dari aksi kesengajaan oknum untuk lahan penanaman jagung.

Si jago merah mulai membakar di areal lahan sekitar pukul 09.00 Wita sekitar Selasa hingga Rabu (14/8) malam kemarin. Beruntung, kebakaran tersebut berhasil dipadamkan sehingga tidak sampai menjalar ke pemukiman warga.

“Lahan tersebut berupa semak belukar dan ilalang dan diperkirakan api telah menghanguskan lahan sekitar 50 hektare,” jelas Kapolres Bima Kabupaten, AKBP Bagus Wibowo S, SIK, kepada Bimakini.com, Kamis (15/8).

Hingga kini diakui Bagus pihaknya belum mengetahui pasti siapa oknum yang melakukan pembakaran tersebut. Namun, Bagus menuturkan berdasarkan laporan dari Sekdes Oi Saro, sumber api diduga berasal dari warga yang membakar lahan untuk persiapan penanaman jagung.

Jarak antara lokasi kebakaran papar Bagus dari pemukiman penduduk sendiri sekitar 6 km dan tidak dapat diakses kendaraan. Kobaran api berhasil dipadamkan sekitar 02.50 Wita dengan alat seadanya setelah Kapolsek Sanggar, Iptu Indra Killa dan warga datang ke lokasi.

Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan terhadap pembakaran tersebut. “Lahan tersebut adalah milik masyarakat berupa semak belukar dan ilalang, bukan hutan dan belum didata siapa pemilik yang kuasai lahan,” urai Bagus.

Pemadaman api melibatkan polsek setempat dan tim Resort Piong Balai Taman Nasional Tambora dengan cara penyiraman menggunakan alat jetsuter. Api berhasil dipadamkan pukul 15.30 Wita.

“Bhabinkamtibmas dan anggota Polsek Sanggar sampai saat ini terus memberikan imbauan dan pemahaman kepada masyarakat untuk tidak membakar lahan atau membuang puntung rokok sembarangan,” pungkasnya.

Kebakaran lahan ini juga sempat ditinjau oleh Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE dan rombongan Rabu sore hingga malam kemarin. Bupati melihat lokasi kebakaran karena khawatir terus meluas hingga ditakutkan menyebar ke pemukiman warga Sanggar atau sekitar. (IQO)

Share
  • 150
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top