Peristiwa

Bela Negara Adalah Momen yang Harus Ditangkap Pemerintah

Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH

Bima, Bimakini.- Perkembangan dan kemajuan diberbagai bidang kehidupan, tentu memiliki dampak negatif dan positif bagi generasi penerus bangsa. Namun banyak juga generasi yang nyaris tidak mengetahui pendidikan Pancasila dan bela Negara.

Maka ini harus ditangkap oleh Pemerintah sebagai upaya menanamkan kepada generasi tentang nilai  Pancasila. “Era sekarang ini sudah banyak generasi yang melupakan pendidikan Pancasila dan bela Negara, maka kita harus menangkap momen ini untuk menjadi bekal menanamkan kepada generasi dan masyarakat kita,”  ujar Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH,  usai upacara Asistensi Pendidikan Pancasila dan bela Negara, Kamis (22/8).

Pemerintah Kota Bima, kata Feri, mengapresiasi kegiatan pelatihan asistensi Pendidikan Pancasila dan Bela Negara yang digelar TNI dan Kemendikbud RI. Ini adalah sebuah momentum yang bisa ditangkap oleh Pemerintah Daerah.

“Saya menilai, tujuan utama kegiatan ini adalah membentuk karakter generasi millenial yang jauh lebih besar tantangannya kedepan, kita harus mengapresiasi,” katanya.

Bangsa Indonesia khususnya Kota Bima, membutuhkan generasi yang memiliki karakter dan memiliki kecintaan terhadap bangsa dan negara yang mampu menjaga keutuhan NKRI.

“Dijaman millenial saat ini, informasi begitu cepat masuk perlu ada penangkalan, generasi bela Negara inilah menjadi penangkal nantinya,” jelasnya.

Sebagai benteng terakhir, kata Feri, tidak ada kata lain, karakter inilah yang menjadi pondasi, sehingga perlu ditumbuh kembangkan pada generasi millennial. Keimanan dan ilmu pengetahuan yang mampu menjawab tantangan dunia karena dunia dalam genggaman. (MAN)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 17
    Shares
To Top