Pemerintahan

Datang Dari Papua,  Kenakan Kostum Bumi Cenderawasih, Usman Ahmad Jadi Calon Kades Sanolo

H Ahmad saat mendaftar jadi Calon Kades Sanolo.

Bima, Bimakini.- Ratusan pendukung mengiringi Usman H Ahmad (61) atau yang biasa disapa Dae Papua menuju Kantor Desa Sanolo, Kecamatan Bolo, untuk mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon (Balon) Kepala Desa (Kades), Senin (12/8). Mantan Pensiunan sipil TNI yang bertugas di Komdan 17 Cenderwasih Jaya Pura itu siap bertarung pada Pilkades serentak Desember 2019 datang.

Uniknya, dia  mengenakan kostum  khas Papua. Dia mengaku datang dari Papua untuk membangun Desa Sanolo, sehingga keluar dari keterpurukan. “Berangkat dari niat yang tulus dari elemen masyarakat yang ingin keluar  dari keterpurukan menjadi pertimbangan besar buat saya dan keluarga untuk mengabdi di tanah kelahiran,” ujar Dae Papua dihadapan ratusan pendukungnya, Senin (12/8).

Jika dewi fortuna berpihak, kata dia, dirinya siap mengemban tugas dan amanah dengan baik. Yakni berdasarkan undang undang nomor 6 tahun 2014 yang tiada lain hanya untuk kesejahteraan rakyat.

“Saatnya kita bangkit dari semua keterpurukan. Yakni menuju perubahan, tentunya masyarakat yang sejahtera, aman dan tentram,” terangnya.

Diharapkannya, kepada semua simpatisan, mulai sekarang rapatkan barisan serta bergandengan tangan untuk berjuang bersama sama. Akan tetapi lanjut dia, berikan pemahaman politik yang santun terhadap masyarakat karena suksesi Pilkades ini merupakan pesta demokrasi yang harus disukseskan bersama.

“Jangan gunakan cara cara yang tidak santun. Karena politik tidak harus dipaksakan,” imbaunya.

Salah satu tokoh Muda desa setempat, Amrin, S. Kep, Ners, mengungkapkan, sosok Dae Papua menjadi idola bagi kita untuk memimpin Desa Sanolo akan datang. Yakni dengan jiwa patriotnya, kami yakin beliau mampu membawa perubahan sehingga Desa Sanolo keluar dari zona keterpurukan. “Selain berjiwa patriot. Beliau merupakan sosok yang mempunyai nilai sosial yang tinggi,” ucap Amrin.

Untuk memenangkannya, kami siap memberikan pemahaman politik pada masyarakat sehingga meraih dukungan yang banyak sekaligus mengalahkan rival rivalnya. “Kita akan berjuang sekuat tenaga. Semoga Dae Papua diridhoi oleh Allah SWT untuk memimpin Desa Sanolo pada periode berikutnya,” ujarnya.

Ketua Panitia Pilkades  Sanolo, Muhamad Ali, S.Pdi, mengatakan,pembukaan pendaftaran dimulai Senin (12/8). Mulai saat ini, tercatat sudah dua orang yang daftarkan diri. Yakni Fahri Ahmad dan Usman H. Ahmad. “Hari ini merupakan hari pertama pendaftaran Balon Kades,” ungkapnya.

Kata dia, setelah tahapan pendaftaran, panitia akan melakukan uji publik terhadap seluruh berkas pencalonan yang telah masuk. Apabila terdapat kekeliruan atau kekurangan, semua Balon Kades diberi waktu selama tiga hari untuk melakukan perbaikan atau melengkapi berkas. “Setelah ini ada tahapan uji publik selama 20 hari,” tuturnya.

Dirinya berharap, semua tahapan Pilkades berjalan sesuai harapan sehingga terwujud Pilkades yang aman dan akuntabel sekaligus menjadi contoh bagi desa lain yang ada di Kecamatan Bolo. “Kita harap suksesi Pilkades Sanolo berjalan aman dan tertib. Sehigga apa yang kita harapkan terwujud nyata,” tutupnya. (KAR)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 52
    Shares
To Top