Hukum & Kriminal

Kabur ke Kalimantan, DPO Kasus Curas Akhirnya Dibekuk

Pelaku curas yang diamankan.

Bima, Bimakini.- Delapan bulan kabur ke Kalimantan dan menjadi DPO Mapolsek Belo, AR, warga Desa Ngali, Kecamatan Belo dibekuk. AR tersangkut kasus pencurian dengan kekerasan (Curas).

AR  ditangkap tim Buser Polres Bima saat berada di rumah istrinya, di Desa Roka, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, Kamis (29/8) malam sekitar pukul 23.30 Wita.

“AR adalah DPO Polsek Belo terlibat kasus Curas di wilayah Jembatan Desa Lido Januari 2019 lalu,” kata Kapolsek Belo, IPDA I Made Kadek Sumarta, SH, Jumat (30/8).

Kata Kadek, beberapa waktu lalu, pelaku sempat digrebek di rumah istrinya di Desa Roka Kecamatan Belo, namun kabur dan melarikan diri ke Kalimantan.  “Pelaku masuk daftar pencarian orang (DPO) Polsek Belo selama 8 bulan, namun setelah kembali, akhirnya ditangkap oleh anggota Buser Polres Bima,” ungkapnya.

Kata dia, pelaku terlibat perkara tindak pidana curas yang terjadi di Desa Lido Kecamatan Belo tepatnya di jembatan Lido, Selasa 22 Januari 2019.  Sesuai laporan polisi nomor :LP/38/I/2019/NTB/RES BIMA/P.BELO tanggal 25 Januari 2019.

“Pelaku bersama rekannya mencegat korban mengendarai sepeda motor Supra 125 saat melintasi jembatan Lido perbatasan desa ngali dan desa Lido,” ujarnya.

Pelaku sambil mengeluarkan parang dan mengayunkan kearah korban. Sehingga korban lari ketakutan dan meninggalkan sepeda motor yang dikendarainya.

“Pelaku langsung ambil dan membawa kabur motor korban, kasus curas ini dilaporkan ke Polsek Belo oleh bersangkutan,” katanya.

Setelah ditangkap, pelaku akhirnya diserahkan tim Buser ke penyidik Polsek, kemudian dilakukan pemeriksaan dan melengkapi administrasi penyidikan. “Saat ini pelaku sudah ditahan di tahanan Polsek Belo dan diproses sesuai hukum berlaku, ” pungkasnya. (MAN)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 10
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top