Pendidikan

TKIT Insan Kamil Gelar Manasik Haji

Kota Bima, Bimakini.- Guna menambah wawasan keislaman anak mengenai rukun Islam yang kelima, TKIT Insan Kamil, Kota Bima, kembali menggelar kegiatan manasik haji, Sabtu (24/08).

Kegiatan yang diadakan di halaman Museum Kesultanan Asi Mbojo ini diikuti oleh puluhan siswa dari beberapa kelas. Mulai dari Kelompok Bermain (KBIT), Kelas A dan B.

Kepala Sekolah TKIT Insan Kamil, Asmarini, S.PdI, manasik haji merupakan salah satu program sekolah yang diselenggarakan tiap satu kali dalam setahun dan disesuaikan dengan momen. Tujuannya untuk memperkaya wawasan keislaman anak. Khususnya tentang ibadah haji.

Lanjutnya, agar anak tahu sejarah, siroh dan perjuangan para nabi-nabi terdahulu. Seperti kisah ketaatan dan kesabaran yang dicontohkan oleh nabi Ibrahim saat diperintahkan oleh Allah untuk mengurbankan putranya, Ismail. Yang kemudian pada akhirnya Allah menggantinya dengan seekor domba.

Asmarini berharap melalui kegiatan ini karakter anak bisa terasah dengan baik dan sedari dini tahu tentang kewajiban-kewajibannya sebagai seorang muslim.

“Dari dulu tetap seperti ini. Kami tidak melibatkan orang tua untuk ikut serta dalam prosesnya, karena ini adalah untuk melatih kemandirian pada anak. Kalau orangtua ikut serta, ruhnya akan tidak ada. Jadi, para orangtua hanya bisa memantaunya dari jauh saja,” terangnya.

Tidak hanya siswa yang terlihat antusias, namun para orangtua yang menyaksikan anak-anaknya pun turut bersemangat.

Seperti yang dirasakan oleh Nita Rosida, salahsatu orangtua murid. Nita mengungkapkan apresiasi dan kegembiraannya atas kegiatan-kegiatan positif yang diadakan oleh sekolah.

“Senang banget dengan adanya kegiatan manasik haji seperti ini, Abang Radinka sampai semangat bangun pagi-pagi biar bisa pergi haji, dan udah dua kali pula hajinya,” kelakarnya, mengomentari tingkah polah putranya yang masih Balita.

Dia pun berharap, semoga ke depannya, kegiatan seperti ini terus lancar diselenggarakan, dan juga bisa semakin diperbaiki lagi.

“Mudahan-mudahan setelah ini, anak-anak bertambah baik, bertambah soleh, dan tambah nurut sama orangtua serta ustadzah-ustadzahnya di sekolah,” pungkasnya. (YUM)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 21
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top