Hukum & Kriminal

Awas! Pengedar Uang Palsu Gerilya

Pemilik toko grosir yang memperlihatkan uang palus Rp50 ribu.

Kota Bima, Bimakini.- Bagi pedagang, sebaiknya hati-hati menerima transaksi uang, baik pecahan Rp50 ribu atai Rp100 ribu. Saat ini ada oknum yang bergerilya membelanjakan uang palsu di Bima.

Salah satu korbannya adalah pemilik toko grosir Rahmat, Jufrin di Kelurahan Sadia. Toko di depan SMKN 2 Kota Bima ini sudah dua kali ketiban uang palsu Rp 50 ribu.

Jufrin mengaku, satu lembar uang palsu dibelanjalan sekitar dua pekan lalu. Sedangkan satu lembar lagi dengan nilai sama tiga hari lalu.

Uang palsu itu hanya dipajang Jufrin di meja kasirnya. Uang itu cepat sekali  pudar warnanya dan mudah kusut.

Dia mengaku tidak mengetahui siapa yang membelanjakannya, karena ramai. Selain itu, tidak memiliki alat khusus untuk mendeteksi uang asli atau palsu. “Kalau pakai alat sulit, apalagi kalau saat belanja ramai,” ujarnya pada BimaEkspres, Ahad (29/9).

Jufrin hanya bisa pasrah dengan kenyataan itu. Namun akan lebih berhati-hati lagi.  Dia juga tidak bisa memastikan apakah yang datang belanja orang yang sama. “Kemungkinan uang palsu diselipkan diantara uang asli,” duganya. (IAN)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 35
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top