Peristiwa

Kantor Desa Belo Masih Disegel

Bima, Bimakini.- Penyegelan Kantor Desa Belo, Kecamatam Palibelo, Kabupaten Bima masih berlanjut hingga Jumat (20/9) sore.  Warga tidak akan membiarkan siapapun membuka palang pintu tersebut sebelum ada keputusan pemberhentian AA  sebagai Sekretaris desa.

“Masyarakat Belo tidak akan mengijinkan siapapun untuk membuka segel Kantor Desa ini, sebelum ada keputusan pemberhentian Ahmad Ahamid dari jabatan Sekretis Desa,” jelas Furkan di halaman Kantor Desa Belo Jumat (20/9) pagi.

Sekitar pukul 09.30 Wita, personel Subsektor Palibelo, Pj Kades serta staf dan beberapa masyarakat hadir di kantor desa. Namum mereka tidak berani menyentuh pintu kantor, apalagi membuka segel.

“Keputusan ini adalah kesepakatan bersama masyarakat, polisi tetap bangun komunikasi untuk membuka segel dengan alasan pelayanan administasi Desa,” ujarnya Doken, sapaannya.

Dia sadar penyegelan itu menghambat pelayanan admintrasi desa. Namun sudah menyerankan melayani masyarakat di luar kantor.

“Keputusan pemberhentian Sekdes Belo dari jabatan, harus berdasarkan surat keputusan dari Pj Kepala Desa, setelah mendapatkan hasil dari Tim Inspektorat yang dibentuk oleh Bupati Bima,” katanya.

Menurutnya, masyarakat sudah cukup sabar terhadap kasus penyimpangan dilakukan oleh Sekdes selama ini. Tuntutan ini sebagai bentuk ungkapan amarah masyarakat yang tidak ingin dimarjinalkan oleh Sekdes.

“Masyarakat sudah kucup sadar dengan perubahan yang ada, tapi tidak mesti semua diatur oleh Sekdes dengan melanggar ketentuan berlalu,” jelasnya.

Pantauan  Bimakini.com Jumat  sore, Kantor Desa Belo masih dalam keadaan tersegel. Tidak ada aktivitas baik Pemerintah maupun masyarakat. (MAN)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 55
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top