Politik

Krisis Air Bersih di Tanjung Jadi Atensi Khusus Rahmat

Rahmat Saputra

Kota Bima, Bimakini.- Penyakit krisis air bersih di Kota Bima khususnya di Kelurahan Tanjung saban tahunnya, akan menjadi perhatian khusus oleh salah satu politisi pendatang baru di DPRD Kota Bima bernama Rahmat Saputra atau akrab disapa Man.

Putra bungsu dari mantan Bupati Bima, Drs Syafruddin M Pd tersebut mengaku prihatin dengan problem kekurangan air bersih di wilayah yang selama ini dikenal zona merah tersebut.

“Fokus utama saya krisis air bersih ini. Selalu saja begini, apalagi saat musim kemarau gini. Kasian warga disana, ya juga warga lain di Kota Bima yang mengalami nasib sama,” ujar Man.

Sebagia pria yang juga tumbuh dan besar di Kelurahan Tanjung, ia mengaku iba dengan kondisi warga pesisir tersebut. Terlebih ia dipercayakan warga Tanjung menjadi wakil rakyat hingga mengantarkan nya ke kursi dewan periode 2019-2024 mendatang.

Pria kelahiran 23 Maret 1988 ini, kelangkaan air bersih merupakan masalah klasik namun cukup urgent untuk segera ditangani, lantaran menjadi kebutuhan paling mendasar warga.

“Karena air bersih itu masalah yang sangat kompleks. Nyawa bisa menjadi taruhan, ketika kebutuhan air bersih tidak terpenuhi, ” kata Man dengan nada santai.

Pria yang juga pengusaha ini mengaku kedepan akan mendorong eksekutif untuk lebih serius lagi memberikan solusi jangka panjang untuk kemelut air di Kelurahan Tanjung dan daerah lainnya yang kini menjadi langganan krisis air bersih.

Solusi terbaik katanya, tidak lagi melakui sistem bor mengingat bor sudah beberapa kali sudah gagal bahkan tercatat ada sembilan titip yang gagal hingga kini tidak dimanfaatkan.

“Kalau pake sistem bor sudahi dulu, tapi bisa melalui pipanisasi dan itu bukan hal mustahil untuk dilakukan. Ingat, air bersih itu kebutuhan dasar manusia,” tegasnya.

Dia berharap kedepannya akan ada banyak program dari eksekutif hingga ia bisa mendorong melalui lembaga legislatif agar gol dan terpenuhi kebutuhan masyarakat. (IKR)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 24
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top