Peristiwa

Lintas Medan Berakhir,  Banyak Pelajaran Berharga

Bima, Bimakini.- Lomba Lintas Medan Jelajah Keindahan Alam Bima yang digelar Satlantas Polres Bima berakhir, Ahad (22/9). Peserta yang umumnya pelajar tingkat SMA mengaku banyak mendapat pembejaran berharga.

“Kami bersyukur bisa mengikuti kegiatan lintas medan ini, banyak pelajaran berharga bagi kami yang belum kami dapatkan di meja sekolah,”  ujar salah satu peserta, Aris Munandar.

Selama dua hari menjelajah alam di bawah panah terik matahari, melintasi gunung, lembah serta sungai, tidak menyurutkan semangat  550 peserta yang mengikuti kegiatan itu. “Kami dilatih kebersamaan, saling menghargai, disiplin, kerapian, saling membantu serta ditanamkan jiwa sadar lalulintas,” ujarnya  di pegunungan Palibelo.

Sementara peserta lain, Nurnaningsih, mengaku sering mengikuti kegiatan ektra seperti ini. Namun kegiatan ini paling banyak pelajaran yang dipetik. Banyak materi yang bermanfaat diberikan oleh panitia dari Polisi.

“Pelajaran yang berharga ini bermanfaat bagi kami, tidak akan kami lupakan untuk kedepan, semoga ilmu yang kami dapatkan bisa bermanfaat bagi orang lain,”  ujarnya.

Sementara Kasat Lantas Polres Bima, mengaku apa yang diberikan selama dua hari ini, merupakan bentuk kepedulian polisi terhadap siswa, supaya lebih mengenal lingkungan dan menjadi pelopor lalu lintas,

“semoga apa yang kami berikan bisa bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari dan membantu polisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta menjadi pelopor lalu lintas,” ujar dia.

Hal yang sama disampaikan Kapolres Bima AKBP Bagus. S Wibowo, SH, SIK, meminta kepada peserta untuk senantiasa mengamalkan setiap materi yang diperoleh dalam kegiatan lintas medan ini.

“Pelajar itu adalah pioner bangsa untuk meneruskan tongkat estafet pemimpin Bangsa, jadilah generasi yang bermanfaat bagi diri sendiri orang lain dan Negara,” katanya.

Setelah seluruh peserta tiba di Mapolres sebagai tempat titik finis, kemudian peserta mengikuti perlombaan dan games serta pembagian dorprize kepada para peserta, sekaligus penutupan kegiatan dengan pemotongan nasi tumpeng sebagai penutup rangkaian kegiatan. (MAN).

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top