Hukum & Kriminal

Pelaku Perkosaan Belum Ditangkap, Warga Kembali Blokade Jalan

Blokade jalan yang dilakukan oleh warga menuntut pelaku perkosaan ditangkap.

Bima, Bimakini.- Keluarga korban perkosaan dan warga Desa Simpasai, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, kembali menutup jalan di Desa setempat, Rabu (11/9). Aksi ini dilakukan  karena ketidakpuasan terhadap kinerja polisi yang dinilai lamban menangkap pelaku pemerkosaan terhadap salah satu remaja Desa Simpasai.

Keluarga korban pemerkosaan dan sejumlah warga menutup jalan tepatnya di jembatan Desa Simpasai, Kecamatan Monta. Pihak keluarga korban menuntut pelaku ditangkap. Peristiwa itu terjadi di Dusun Sarae Bura, Desa Laju, Kecamatan Langgudu.

“Keluarga korban menuntut supaya pelaku pemerkosaan segera ditangkap dan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” kata Kapolsek Monta, IPTU Takim.

Kapolsek dan jajarannya yang tiba di TKP langsung negosiasi dengan pihak keluarga korban. Meski massa tidak bersedia membuka,  namun polisi tetap memaksa.

“Saya meminta kepada keluarga korban supaya membuka kembali jalan, karena dapat menghalangi dan menggangu arus lalulintas kendaraam yang melintas,” ujarnya.

Taklim meminta kebijaksanaan dan kesabarannya keluarga dalam menyikapi persoalan yang terjadi. Sebab pihak kepolisian sedang berusaha dan berupaya melakukan pencarian dan penangkapan pelaku.

“Saya mengharapkan agar keluarga korban jangan kuatir, karena polisi tidak akan lepas tangan terkait kasus tersebut,” katanya.

Bahkan untuk mengusut tuntas kasus itu, Satreskrim Polres Bima Kota dan Jajaran Polsek Langgudu sudah melakukan pertemuan. “Penyidik berjanji akan bertindak serius dalam melakukan upaya pencarian dan penangkapan pelaku,” ujarnya.

Setelah mendengar penjelasan Kapolsek, keluarga korban dan masyarakat langsung membuka kembali jalan yang sempat ditutup beberapa jam tersebut. (MAN)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
Share
  • 241
    Shares
To Top