Peristiwa

Pelantikan Anggota DPRD Kabupaten Bima Diwarnai Aksi Demo

Muhammad Aminurlah, SE saat menemui pendemo.

Bima, Bimakini.- Ratusan mahasiswa berbagai organisasi kampus di Bima, aksi di depan Kantor DPRD Kabupaten Bima, Rabu (25/9). Aksi itu bersamaan dengan pelantikan anggota DPRD Kabupaten Bima, periode 2019-2024.

Massa aksi terbagi dalam tiga kelompok. Satu kelompok melakukan orasi di perempatan gunung dua, satu kelompok berorasi di depan gedung DPRD Kabupaten Bima dan kelompok lain berorasi di perempatan Santi Kota Bima.

Masa aksi dari HMI Cabang Bima lebih awal menduduki jalan depan Kantor DPRD Kabupaten Bima. Aksi itu  mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan Pol PP.

Massa dari HMI Cabang Bima dipimpin oleh Korlap Hardin. Dia  mendesak pemerintah daerah agar segera menertibkan dan menginventarisir semua aset-aset daerah yang ada di Kota Bima maupun Kabupaten Bima.

Mereka  juga mendesak DPRD Kabupaten Bima dalam waktu dekat memanggil semua BUMD untuk dievaluasi dan mempertanggungjawabkan hasil penyertaan modal.

“Kami meminta DPRD Kabupaten Bima agar menjelaskan aturan induk tentang operasional kerja BUMD dan harus melaksanakan tugas sebagai wakil rakyat yang berintegritas, bila tidak mampu diminta mundur,” katanya.

Massa juga meminta ketua dan anggota DPRD untuk mengevaluasi secara khusus capaian kinerja kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bima.

Sebelum aspirasi diterima oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima sementara, Muhammad Aminurlah dan Edy Muhlis, massa sempat bersitegang dengan polisi. Namun tidak lama dapat ditenangkan kembali.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima sementara Muhammad Aminurlah, SE menjelaskan, anggota  dewan yang dilantik saat ini akan hadir membawa perubahan terhadap Kabupatem Bima. “Ketua dan anggota DPRD Kabupaten Bima juga akan melakukan tes urin tentang Narkoba sesuai tuntutan pendemo, kalau bukan dari kita siapa lagi yang memulai apalagi masyarakat,” katanya.

Sekain itu, akan mengevaluasi perusahaan daerah dan PD Wawo untuk mengubah managemen, agar sehat. “Kami akan mengevaluasi untuk mendorong kembali untuk menyehatian perusahaan daerah,” katanya.

Selain itu, Maman, sapaannya, akan mengevaluasi perda terurama PD Wawo. Mereka yang mengelola harusnya professional.

“Insya Allah kami akan membawa perubahan, silakan hadir di lembaga ini untuk mengawasi,” pungkasnya.

Sementara gabungan OKP lainnya,  menolak RUKHP. Aksi tersebut bentuk kekecewaan mahasiswa terhadap kebijakan pemerintah baik legislatif maupun eksekutif. (MAN)

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.

Bimakini.com adalah portal berita Bima Dompu Terkini. Bagian dari Bimeks Group.

Alamat: Jl. Gajah Mada No. 46 BTN Penatoi Kota Bima, NTB Tlp: 0374-646840, 08233-9031009, 0853-33143335, 0852-53523401. E-mail: info[at]bimakini[dot]com

APLIKASI ANDROID

Fanpage

Copyright © 2016 Bimakini.com. Portal Berita Bima Terkini.

To Top