Olahraga & Kesehatan

Pola Pikir Masyarakat tentang Kesehatan Harus Diubah

Bupati Dompu, Drs H Bambang M Yasin saat membuka acara Rakerkesda di Gedung PKK Dompu, Rabu (18/9).

Dompu , Bimakini.- Untuk menyukseskan Program Kesehatan menuju Dompu sehat berhasil, harus mampu mengubah pola pikir masyarakat . Yakni dengan menggeser semua tanggungjawab itu ke masyarakat.

Hal itu dikatakan Bupati Dompu, Drs H Bambang M Yasin saat membuka acara Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) di Gedung PKK Dompu, Rabu (18/9).

Perlunya   menggeser tanggung jawab,  kata bupati, agar setiap permasalahan yang terjadi masyarakat memiliki tanggung jawab moral. Contohnya, saat eliminasi Anjing Rabies, bukan hanya oleh pemerintah, namun juga masyarakat.

“Justru yang terjadi, warga sendiri yang melarang menembak anjing,” katanya seraya menambahkan bagaimana kasus Rabies bisa tuntas  jika kesadaran warga tidak ada.

Contoh lain, kata bupati, untuk imunisasi saja  petugas kesulitan untuk mencari anak.Padahal kebutuhan untuk sehat adalah warga.

Begitu juga korban anjing rabies, padahal yang memerlukan obat dan harus sembuh itu  warga, tapi petugas yang kesulitan mencari korban untuk diobati.  “Itulah pentingnya kesadaran masyarakat itu,” tegasnya.

Untuk itu, bupati minta kepada Dinas Kesehatan Dompu melakukan pendataan warga sehat dan sakit. Sakitnya apa, sehingga diketahui solusinya.

“Harus dimulai dengan Basic data yang kuat, lalu diolah, baru diputuskan. Saya sepakat hidup sehat tapi juga harus hemat,” katanya .Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu,  Hj Iris Juita Kastanti SKM, M.Km  mengatakan, diharapkan Rapat Kerja  Kesehatan Daerah mampu menyatukan presepsi semua pihak terkait kesehatan. Berbagai capaian terus diraih oleh jajaran Dinas Kesehatan Dompu. “Kita yang pertama di NTB yang melakukan repitalisasi posyandu,” katanya. (JUN)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 13
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top