Pendidikan

Rehabilitasi di SDN Sondosia Tanpa Papan Informasi

Bima, Bimakini.-  Kegiatan rehabilitasi ruang kelas dengan tingkat kerusakan sedang atau berat di SDN Sondosia tidak memasang papan informasi. Hal itu menjadi pertanyaan publik terkait total biaya, limit waktu dan lainnya.

Mestinya setiap penggunaan anggaran Negara harus ada papan informasi supaya diketahui alur anggaran. Khusus di SDN Sondosia, selain rehabilitasi ruang kelas, juga ada kegiatan bangun baru ruang tapi tidak diketahui fondasi bangunan itu untuk ruang apa dan besar biayanya.

Kepala SDN Sondosia, Syahrun, S. Pd, mengungkapkan, pihaknya tidak membantah belum memasang papan informasi. Hal itu bukan karena kesengajaan tapi pihak fasilitator belum membawanya. “Papan informasi kita pesan pada fasilitator. Kita tinggal tancapkan di area sekolah,” ujar Syahrun, Senin (30/9).

Di papan informasi, kata dia, kegiatan dilaksanakan secara swakelola dengan limit waktu selama 100 hari. Sedangkan besar anggaran untuk WC sebesar Rp. 90 juta lebih dan rehab tiga ruang kelas sebesar Rp. 309 juta. Dana Rp. 309 juta akan digunakan juga untuk pengadaan meubler sebanayk dua ruang kelas yakni meja dan bangku siswa dan guru. Selain itu, rehap atap dan plafon Perpustakaan, pemasangan jeruji besi dan lainnya.

“Anggaran itu bukan untuk rehab ruang kelas saja. Tapi akan digunakan untuk item lainnya,” ungkap Syahrun.

Dijelaskannya, limit waktu pekerjaan selama 100 hari terhitung sejak Kamis (26/9). “Pembongkaran genteng dilakukan Kamis (26/9), hari Jum’at (27/9) istrahat dan dilanjutkan Sabtu (28/9) mulai penggalian fondasi bangunan WC,” tukasnya.

Pihaknya optimis mampu selesaikan pekerjaan sebelum masa akhir pekerjaan yang ditentukan. Tentunya dalam hal ini, sebut dia, kita akan mengerjakan dengan baik yakni menjamin mutu pekerjaan sesuai harapan bersama. “Kegiatan ini dilibatkan unsure sekolah seperti Komite, dewan guru dan lainnya,” tutupnya. (KAR)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 94
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top