NTB

Satu Tahun Bang Zul – Umi Rohmi Memimpin NTB (3); Satu Tahun Yang Berkesan, Lanjutkan!

Zul-Rohmi

Mataram, Bimakini.- Satu tahun Bang Zul – Umi Rohmi menjabat Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, diapresiasi banyak pihak. Semua merasa terkesan. Karena jika diamati secara bijak, program-program Bang Zul – Umi Rohmi untuk membangun NTB, seluruhnya demi meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat NTB.

Gubernur sendiri dalam sebuah kesempatan, pernah mengatakan bahwa apa yang telah dilakukannya untuk membangun NTB semata-mata untuk masyarakat NTB. Untuk itu ia meminta dukungan dalam menjalankan setiap program pembangunan yang dilakukan bersama Wakil Gubernur.

Salah satu program pembangunan yang juga dirasa akan menyentuh langsung kehidupan masyarakat, yaitu menjadikan NTB sebagai pusat industri. Industrialisasi dianggap sebagai sektor yang amat penting dalam pembangunan di NTB. Ide-ide besar diharapkan mampu memberi terobosan dalam peningkatan taraf ekonomi masyarakat.

Industrialisasi menurut Gubernur adalah tentang keseriusan dalam memberi nilai tambah dengan melakukan pengolahan bahan baku di daerah kita sendiri. Misalnya, bagaimana cabe bisa diolah di NTB, ikan diolah di NTB, hasil pertanian diolah di NTB, jagung tidak lagi diekspor. Semua-semua harus diolah di NTB.

Karena industrialisasi berkaitan pula dengan ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni, Gubernur pun turut menghadirkan beberapa kampus yang berorientasi pada dunia teknologi serta program beasiswa luar negeri guna meningkatkan kualitas SDM di NTB kedepan.

Soal industrialisasi ini, Pemerintah NTB memang melihatnya cukup serius. Baru-baru ini, Wakil Gubernur sudah membuktikan keseriusan pemerintah dengan melakukan pencanangan pertanian NTB di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara.

Sistem irigasi tetes baru saja diterapkan di KLU dan disebut mampu memberikan banyak keunggulan pada sektor industrialisasi pertanian. Dengan metode drip irigation ini, dikatakan terjadi penghematan air yang luar biasa sampai 95 persen, karena selang-selang mengaliri air sampai ke akarnya. Hasilnya disebut panen bisa jadi tiga kali setahun yang mulanya hanya sekali dan produktifitas panennya naik 20 persen.

Gubernur juga telah merancang industri pengolahan. Hal ini dimaksudkan agar NTB tidak hanya bisa mengirim sumber daya alamnya ke luar, tapi bagaimana NTB mengolah sumber daya alam yang dimiliki.

Soal industrialisasi ini, Gubernur telah memetakan menjadi beberapa bagian. Seperti untuk pertambangan, telah dilakukan pembangunan smelter dan industri turunannya. Kemudian, industri pengolahan di sektor pertanian, peternakan, kehutanan dan kelautan. Ada lagi, industri permesinan dengan membentuk STIP sebagai pusat inovasi industri permesinan dan inkubasi bisnis dengan output wirausaha baru, model teknologi, model produk, mesin-mesin pengolahan dan lain-lain.

Program lain, ini berkaitan dengan lingkungan yaitu program Zero Waste. Program ini memang sangat penting, guna mengubah pola pikir masyarakat soal bagaimana menjaga dan mencintai lingkungan tempat tinggalnya. Bang Zul – Umi Rohmi tetap berjuang, mengajak seluruh masyarakat berkomitmen dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Program lain yang juga penting, adalah tentang revitalisasi posyandu. Dengan revitalisasi posyandu di seluruh kabupaten/kota maka posyandu keluarga diharapkan mampu menjadi garda terdepan melakukan tindakan preventif dan promotif berbagai masalah, tidak hanya kesehatan namun masalah sosial dan lainnya.

Fungsinya bukan hanya untuk kesehatan saja, tapi juga isu sosial seperti misalnya pendewasaan usia perkawinan, stunting, begitu juga dengan narkoba, illegal logging, pembakaran hutan, mitigasi bencana.

Peranan kader posyandu menjadi sangat penting dalam menyukseskan program revitalisasi posyandu tersebut. Hal yang menggembirakan, dari 87 posyandu keluarga sekarang sudah meningkat signifikan menjadi kurang lebih 800 posyandu keluarga. Targetnya, tahun 2023, posyandu keluarga sudah diterapkan di seluruh NTB.

Optimistis bahwa dengan dukungan dan kerjasama dari seluruh elemen masyarakat, NTB Zero Waste maupun juga tentang posyandu keluarga 2023 dapat terealisasikan. Dan, tentunya seluruh program-program unggulan Pemerintah Provinsi dapat berjalan lancar dan sukses. (PUR/habis)

Share
  • 6
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top