Olahraga & Kesehatan

Bocah Gizi Buruk Asal Tambe Ditangani Dokter Spesialis

Bocah gizi buruk mulai mendapat penanganan.

Bima, Bimakini.- Bocah yatim asal Desa Tambe, Kecamatan Bolo, M. Randi (3) yang sebelumnya mengalami keluhan diare dan pneumonia serta diduga telah mengalami komplikasi penyakit gizi buruk. Saat ini mendapat tanggapan cepat dari tim Asuhan Gizi Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Bima serta penanganan khusus oleh dr Spesialis.

Bocah malang itu diduga alami diare dan pneumonia dan kini diduga sudah komplikasi menjadi penyakit gizi buruk. Sebelumnya, anak yatim itu telah di tangani oleh dokter di Pukesmas Bolo yang selanjutnya berkat koordinasi dengan Kasi Gizi Dikes Kabupaten Bima, pasien tersebut akhirnya langsung dirujuk menuju RSU Sondosia, Jumat (27/9) lalu.

“Kini pasien tersebut sedang dirawat secara khusus di RSU Sondosia oleh bagian gizi serta Dokter Spesialis anak,” ungkap Kasubag Humas Protokol Setda Kabupaten Bima, Zainuddin SS, melalui rilisnya, Rabu (2/10).

Lanjutnya, kedatangan pihak Dinas Kesehatan Kab Bima ini langsung dirsepon dalam hal ini seksi gizi di RSU Sondosia untuk berkoordinasi dan merawat pasien di IGD. Pasien ditangani oleh dr. Spesialis anak RSU Sondosia dan Tim Asuhan Gizi Dikes dan RSU Sondosia,” ujarnya.

Dijelaskan, pada pertengahan Tahun 2018 lalu, pasien pernah dirawat jalan di Puskesmas Bolo dengan keluluhan diare dan bisul kepala dan bengkak di paha. Saat itu, pasien dijemput oleh seksi gizi Dinas Kesehatan untuk dirawat lanjut di RSUD sondosia dan akhirnya dinyatakan sembuh total. Tak sampai disitu, sejak tahun 2018 hingga saat ini, pasien dimaksud tetap memperoleh bantuan dan pengawasan dari Dikes Kabupaten Bima.

“Oleh pihak Dikes tetap memberikan bantuan PMT serta mengikut sertakannya dalam kelas gizi,” jelas Zen sapannya.

Terkait dengan proses perawatan dan pembiayaan, sambung Kasubag Humas, dirinya pastikan bahwa pasien akan mendapatkan pelayanan terbaik serta biaya perawatan pasien ditanggung oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bima melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bima dan RSU Sondosia.

“Keluarga tidak perlu kuatir masalah biaya selama perawatan secara medis karena semuanya ditanggung pemerintah dan pihak RSU Sondosia,” tutupnya. (KAR)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 34
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top