Peristiwa

Gelombang Tinggi, Kapal Boat yang Dikemudi Pelajar Tenggelam

Pelajar  yang diselematkkan karena kapal tenggelam.

Bima, Bimakini.- Sebuah kapal boat jenis ketinting tujuan Pelabuhan Bima yang berlayar dari Desa Kananta Kecamatan Soromandi, tenggelam disekitar perairan Selat Nisa Pulau Kambing,  Ahad (20/10) siang.

Akibatnya kapal yang memuat ikan dan lima orang penumpang tersebut, tenggelam lantaran diduga tidak mampu melawan tingginya gelombang dan angin kencang yang meniup perairan sekitar siang kemarin.

Untungnya nyawa kelima orang yang terdiri dari pengemudi dan penumpang boat tersebut, selamat lantaran cepat diselamatkan tim yang berada di Pos Pol Airud dan Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima.

“Kelima orang tersebut bernama Aldo, 14 tahun, Pelajar, warga Desa Kananta Soromandi. Aldo ini adalah pengemudi kapal. Sementara ketiga lainya juga adalah pelajar dengan warga yang sama. Hanya satu orang perempuan yakni Susanti 35 tahun,” Plh Kasat Polair Polres Bima Kota, IPDA Syarifuddin kepada wartawan Minggu kemarin.

Lebih jauh diceritakan Syarifuddin, kronologis kejadian bermula adanya informasi dari beberapa buruh yang melakukan aktifitas bongkar muat bawang di Pelabuhan Laut Bima. Melihat adanya beberapa orang tenggelam di sekitar Perairan Selat Nisa Pulau Kambing-Bima, selanjutnya petugas menggunakan speed boat langsung menuju lokasi dan menyelamatkan para korban.

“Dengan kapal Boat Ketinting ini mereka bertujuan menuju Pelabuan Laut Bima untuk menjual ikan. Namun di pertengahan perjalanan tepatnya di sekitar perairan Selat Nisa Pulau Kambing kapal dihantam gelombang besar dan angin kencang sehingga terbalik,” tuturnya.

Akibat kejadian tersebut, kerugian materiil diperkirakan Syafruddin sekitar Rp 15 juta.  Pihaknya mengimbau kepada para masyarakat pesesir pantai agar lebih waspada dan hati-hati melakukan aktifitas di laut karena saat ini musim gelombang tinggi dan angin kencang. (IQO)

Share
  • 2.3K
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top