NTB

Gubernur Ajak FKPPI Perkuat Toleransi dan Kebersamaan Memajukan NTB

 

Mataram, Bimakini.- Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, mengajak seluruh pengurus dan keluarga besar Forum Komunikasi Putra Putri TNI-POLRI (FKPPI), untuk terus memperkuat toleransi beragama dan simpul-simpul kebersamaan dalam membangun dan memajukan NTB yang selama ini sudah terjalin baik.

FKPPI juga diminta Gubernur untuk aktif mengedukasi masyarakat, khususnya kaum milenial agar tidak mudah terpapar paham-paham radikal serta tidak mudah percaya dan terpancing terhadap informasi atau isu-isu hoax di media sosial yang bertujuan memecah belah negara.

“Untuk mengatasi persoalan berbangsa dan bernegara saat ini, cukup pegang teguh tiga hal ini. Yakni, amalkan nilai-nilai Pancasila, kembali pada UUD 1945 dan NKRI harga mati”, tegas Gubernur NTB dalam sambutannya yang disampaikan Kepala Bakesbangpoldagri Provinsi NTB, Muh. Rum, pada acara pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I PD XXV PB FKPPI, di gedung Sangkareang, Selasa (8/10/2019).

Menurut Rum, untuk mewujudkan cita-cita besar menuju NTB Gemilang, kuncinya adalah peran aktif dan dukungan dari semua pihak. Ia meminta FKPPI mengambil peran terdepan dalam pencapaian program mewujudkan NTB Gemilang tersebut.

Hal senada disampaikan Kasrem 168/WB, Letkol Inf. Endarwan Yansori. Ia berharap FKPPI dapat membangkitkan semangat dan kesadaran generasi muda untuk memiliki rasa cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, serta setia pada Pancasila dan UUD 1945.

“Berikanlah yang terbaik untuk mengawal dan membangun negeri ini. Sehingga kedaulatan NKRI tetap kokoh”, pesannya kepada segenap pengurus cabang KB FKPPI se-NTB, usai dilantik oleh Ketua Pengurus Daerah Keluarga Besar FKPPI NTB, Endah Yuliastuti,SE.

Selain melantik pengurus cabang, juga dilakukan pemotongan tumpeng sebagai tanda ucapan ulang tahun ke-41 FKPPI yang jatuh pada 12 September 2019 lalu. PUR

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 65
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top