Pemerintahan

Hari ini, Dewan Panggil OPD Terkait Pembangunan Masjid Al Mujahidin

Syamsurih, SH

Kota Bima, Bimakini.- Dinilai lamban, lembaga DPRD Kota Bima, Senin (21/10) memanggil OPD terkait rencana pembangunan Masjid Agung Almuwahidin. Pasalnya, hingga saat ini belum direalisasikan.

Wakil Ketua DPRD Kota Bima sementara, Syamsurih, SH pada wartawan mengatakan,  terkait lambannya proses pembangunan masjid Agung Al Muwahidin menjadi pertayaan masyarakat. Padahal di APBD tahun 2019 sudah dialokasikan anggaran awal sebesar Rp 10 Miliar.

Sesuai rencananya akan dikerjakan sistem multiyear selama tiga tahun dengan total alokasi Rp 30 miliar. Untuk melaksanakannya telah dilakukan serah terima pengurusan masjid Agung dari yayasan kepada Pemkot  Bima.

Walaupun memang ada beberapa persoalan belum dituntaskan, seperti hasil audit pembatasan sampai saat ini ditunggu. “Makanya dewan akan panggil Pemkot Bima lakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna dimintai klarifikasi,” ujar duta PAN itu.

Ini penting, kata dia, agar dapat disampaikan pada masyarakat apa sebenarnya menjadi kendala. Apa langkah yang harus diambil, sehingga pembangunan masjid Agung dapat segera terlaksana.

“Termasuk dewan akan mempertayakan juga sejauh mana tahapan penyerahan statusnya, dari sisi administrasi maupun asetnya. Ini agar semua jelas dan terang dan tak hanya menjadi asumsi saja,” ujarnya.

Sementara sebelumnya, beberapa kesempatan pihak Dinas PUPR Kota Bima melalui Kabid Cipta Karya, Fahat ST mengatakan pelaksanaan lelang dan pekerjaan masjid agung Almuwahidin belum dapat dilaksanakan. Alasannya, pihaknya masih menunggu hasil audit pembatasan dari BPKP dan analisis truktur bangunan oleh pihak Unram. (DED)

Share
  • 8
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top