Connect with us

Ketik yang Anda cari

Ekonomi

Nurma: Soal Harga Garam, Saya Pertaruhkan Jabatan

Kepala DKP Kabupaten Bima, Ir Hj Nurma menemui petani garam yang menggelar aksi, beberapa waktu lalu.

Bima, Bimakini.- Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bima, Ir Hj Nurmah siap mempertaruhkan jabatan jika tidak mampu meningkatkan harga garam. Dia akan memerhatikan aspirasi petani garam.

Keseriusannya itu disampaikan juga saat Kementrian Perikanan Dirjen Pengelolaan Ruang Laut RI Muhammad Rusli Wattiheluw, S.Pi, M.Si, datang ke Bima, Kamis (17/10). Kepala DKP terang-terang menyampaikan soal komitmen harga garam.

“Saya pertaruhkan jabatan sebagai kepala DKP Kabupaten Bima, demi memperhatikan harga garam, kami di Bima mengiginkan ada standarisasi harga garam,” tegasnya, saat kegiatan Peningkatan Kapasitas Koperasi Garam Program Pengelolaan Ruang Laut Kementrian Kelautan dan Perikanan RI di Taman Kalaki, Kamis.

Nurma juga menyampaikan, sudah menyampaikan ke DKP Provinsi NTB dan Pusat, agar memerhatikan pembelian garam lokal di Bima.  “Pembelian garam di Bima saat ini tidak ada, kami mengharapkan hadirkan investor di Bima untuk membeli garam,” ujarnya.

Nurma juga meminta untuk memperhatikan soal dana Koperasi Garam yang dibentuk. “Koperasi garam ini harus didanai, supaya bisa membeli langsung garam ke petani, sebab selama ini, terkendala dana,” jelasnya.

Sementara Bupati Bima melalui Asisten III Setda Bima, Drs H Arifuddin, mengatakan mendukung Kadis  DKP Kabupaten Bima. Sebab dua tahun terakhir tidak ada investor yang membeli garam di Bima.

“Kami juga meminta Pemerintah Pusat untuk memperhatikan harga garam lokal Bima dengan menghadirkan investor,” katanya.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Kata Arifuddin, koperasi mendukung perekonomian di negeri ini. Untuk itu  pemerintah  perlu mendukung sehingga setiap tahun digulirkan dana untuk pertumbuhan koperasi berjalan.

“Selama ini SDM pengelola koperasi yang kurang, tidak memiliki jiwa kewirausawan, sehinga berpengaruh pada pertumbuhan koperasi secara utuh,” katanya.

Kata dia, saat ini banyak simpan pinjam dana koperasi yang tidak dikembalikan.  “SDM pengelola koperasi masih terbatas, sehingga memperhambat perkembangan koperasi, tidak bisa maksimal berkoperasi tanpa dukungan dana yang maksimal,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, harus dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang memadai. Kegiatan Peningkatan Kapasitas Koperasi Garam Program Pengelolaan Ruang Laut Kementrian Kelautan dan Perikanan RI di taman Kalaki itu dihadiri pengurus Koperasi di Kabupaten Bima. (MAN)

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Pemerintahan

Bima, Bimakini.- Program perioritas Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bima, pengembangan komoditi rumput laut di Wilayah Kecamatan Langgudu, Monta, Sape dan Palibelo. Sekretaris...

Ekonomi

Bima, Bimakini.- Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bima gelar Sosialisasi Daerah (Sosda) Program Pengembangan Usaha Garam Rakyat (PUGAR), Kamis (14/5). Kegiatan di aula...

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Sebagai wujud kepedulian, berbagai elemen menyalurkan bantuan untuk korban kebakaran di Desa Ngali, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima. termasuk Dinas Kelautan dan Perikanan...

Ekonomi

Bima, Bimakini.- Pemerintah Kabupaten Bima, melalui Dinas Kelautan dan Perikanan, terus menyalurkan bantuan khususnya bagi nelayan. Dipastikan, di tahun 2020 ini, bantuan yang akan...

Ekonomi

Bima, Bimakini.- Puluhan tempat penampung garam di Desa Talabiu, Kecamatan Woha, yang hancur akibat angin puting beliung tahun lalu. Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP)...