Peristiwa

Sorot Dana BUMDes, Warga Tumpu  Blokade Jalan

Bima, Bimakini.- Warga Desa Tumpu, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, memblokade jalan, Selasa (15/10). Aksi itu dilakukan sebagai reaksi atas dugaan  pengelolaan Dana BUMDes Tumpu yang bermasalah Tahun 2016 senilai Rp 50 juta.

Selain memblokade jalan, warga juga menggedor kantor desa setempat. Warga menghadang jalan menggunakan mobil pick up, kayu serta membakar ban bekas.  Akibatnya, arus lalu lintas Bajo Sila sempat terganggu.

Korlap aksi, Dedi, menyampaikan, aksi yang dilakukan saat ini sebagai bentuk protes karena penggunaan dana BUMDes yang digelontorkan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) tahun 2016 lalu terindikasi bermasalah. “Dalam Laporan Pertanggung  Jawaban (LPJ) yang dilakukan beberapa waktu lalu. Kita menduga ada manupulasi data sehingga kami menduga ada sebagian anggaran yang diselewengkan,” ujar Dedi.

Terkait hal ini, pihaknya menuntut pengurus BUMDes menepati janjinya untuk mengembalikan Dana BUMDes sebesar Rp 37 juta. “Saat rapat mereka bersedia kembalikan dana sebesar 37 juta. Namun harus menunggu pengembalian dari penerima manfaat item simpan pinjam. Pengurus BUMDes harus kembalikan uang itu. Jika tidak, aksi seperti ini tidak akan berakhir,” ujarnya.

Warga lainnya, Radiman, mengungkapkan, pengurus BUMDes harus bertanggung jawab terkait sejumlah anggaran tersebut. “Kita tidak mau tahu. Intinya uang itu harus ada yakni dikembalikan dihadapan umum,” katanya.

Sekretaris Desa (Sekdes) Tumpu, Iksan M. Tahir, menjelaskan, Pemdes mengalokasikan anggaran BUMDes sebesar Rp. 50 juta di Tahun 2016. Akan tetapi saat itu, lanjut dia, peremajaan pengurus BUMDes belum dilakukan, sehingga awal tahun 2017 dilakukan pembentukan pengurus BUMDes Barokah. “Ketua BUMDes, Syahbudin, S. Pd, Sekretaris, Rangga dan Bendahara Dirawan,” tuturnya.

Berdasarkan keterangan pengurus BUMDes, ada dua item penggunaan anggaran tersebut yakni simpan pinjam dan usaha dagang. Sedangkan sisanya anggaran digunakan untuk operasional pengurus.

“Terkait masalah itu kita menggelar rapat dengan melibat beberapa unsur. Sehingga pada saat itu dirumuskan bahwa pengurus BUMDes bersedia mengembalikan anggaran namun harus menagih dulu ke penerima manfaat,” jelasnya.

Sekitar pukul 10.30 Wita, massa aksi melakukan audensi dengan pengurus Bumdes yang di fasilitasi oleh Sekcam Bolo sekaligus Pj. Kades Tumpu, Kapolsek Bolo serta perangkat desa setempat. (KAR)

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top