Ekonomi

Srikandi Dewan Minta Dinas tidak Persulit Izin Pengusaha Kecil

Mahdalena (kanan) dan Hj Suhartini (kiri).

Bima, Bimakini.- Menjamurnya usaha kecil dan menengah di wilayah Kota dan Kabupaten Bima belakangan ini, dinilai sejumlah Srikandi dewan DPRD Kabupaten Bima tidak terlalu mendapat sokongan penuh dari pemerintah setempat.

Sebab kata salah satu Srikandi dewan Mahdalena SS, MM, pemerintah dalam hal ini dinas perizinan seolah mempersulit para pengusaha kecil dan menengah dalam mendapatkan “restu” sebagai pengusaha.

“Sementara di Bima ini banyak sekali potensi. Para pelaku usaha kecil dan menengah seperti kuliner dan lainnya berkembang sekali,” ujar wanita cantik kelahiran 21 Februari 1980 menjawab media ini kemarin.

Berkaca dari pengalaman serta latar belakangnya dibidang wirausaha, selama ini pengusaha kecil kesulitan dalam mendapatkan izin hingga label dan lainnya. Sehingga dampaknya, mereka tidak bisa mengembangkan sayap dalam usahanya.

“Kesulitannya mulai dari persyaratan hingga masalah dana. Andai saja dinas tidak mempersulit mereka akan berkembang pesat dan besar,” tukasnya.

Dampak lainnya kata duta PKB tersebut, para pengusaha besar seperti pemilik supermarket baik di Kota dan Kabupaten Bima, terpaksa memasok produk-produk makanan dari luar Bima.

“Bahkan dari luar NTB atau dari jauh. Padahal di Bima juga ada dan malah kualitas dan rasanya lebih bagus,” sesalnya.

Kedepan setelah ia duduk sebagai wakil rakyat ini, Mahdalena mengaku akan memperjuangkan nasib para pengusaha kecil dan menengah ini dalam mendapatkan izin yang resmi.

“Nanti saya akan coba membahas dengan dinas, apa kendala dan jalan keluarnya hingga mereka mendapatkan solusi terbaik,” tegasnya usai menggelar rapat perdana Rabu (2/10) kemarin.

Harapannya setelah dibicarakan dengan pemerintah dalam hal ini dinas terkait, bisa sama-sama mencari jalan keluarnya. “Semoga saja bisa dicarikan solusinya,” tutupnya.

Hal serupa diamini Srikandi dewan lainnya bernama Hj Suhartini. Duta Partai Golongan Karya tersebut kedepan mengaku, akan jua berjuang untuk masyarakat khususnya kalangan menengah kebawah.

“Mereka (pengusaha kecil, Red) juga harus didukung dan disokong. Kalau bukan kita siapa lagi,” ujarnya singkat. (IKR)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 60
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top