Pemerintahan

Wali Kota Bima Dukung Penuh Program Kotaku Skala Kawasan

Wali Kota Bima, H Muhammad Lutfi, saat memberikan keterangan pers.

Kota Bima, Bimakini.- Wali Kota Bima, H Muhammad Lutfi, SE menyampaikan dukungan penuhnya untuk keberlanjutannya. Termasuk melalui sharing anggaran dari APBD.

Hal itu disampaikannya saat membuka acara Lokakarya Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), Senin (7/20).

Bahkan mantan anggota DPR RI dua periode itu mengatakan,  tahun ini melalui APBD Perubahan dialokasikan anggaran sebesar Rp 3 miliar untuk mendukung program Kotaku skala kawasan yang diberi maskot ” Ratu Raha Mantika “. Meliputi penataan kawasan bantaran sungai Kelurahan Rabadompu Barat, Rontu, Penaraga dan Rabangodu Selatan.

“Pada intinya Pemerintah Kota Bima mendukung sepenuhnya Program Kotaku Skala Kawasan,” ujarnya.

Tambahnya, untuk anggaran sudah dialokasikan dalam APBD Perubahan,  menjadi salah satu keseriusan Pemkot Bima mendukung kelanjutan program Kotaku. Pun berkomitmen  mendorong  sejumlah OPD teknis untuk bersama menuntaskan program dimaksud.

Anggaran dari   Program Kotaku sendiri sebesar Rp 24 miliar lebih. Kemudian akan mendorong OPD terkait untuk memberikan dukungan berkelanjutan, seperti UMKM. Selain itu, mendorong kesadaran masyarakatnya dapat bersama menjaga apa sudah terbangun.

Mengenai pembebasan lahan bantaran sungai, tidak ada ganti rugi.  Rumah yang terdampak hanya diberikan kompensasi sebagai rasa kemanusiaan. Karena pembangunan skala kawasan ini adalah untuk kepentingan masyarakat sendiri.

Lanjutnya,  setelah kansep Ratu Raga Mantika dibangun, akan ada penataan, baik untuk pertamanan dan tempat jualan. Adanya program tersebut juga akan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Konsep Ratu Raga Mantika merupakan nama kawasan yang meliputi 4 Kelurahan. Masing – masing Kelurahan Rabadompu Barat, Rabangodu Utara, Penaraga dan Rontu. Di 4 kelurahan tersebut akan dibangun infrastrukur di sepanjang wilayah sungai.

Dari rencana program ini, diharapkan keterlibatan masyarakat. Pada akhirnya pun masyarakat juga bisa merasa memiliki infrastruktur yang sudah dibangun dan bisa menjaganya dengan baik. (DED)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 7
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top