Peristiwa

Warga Tolotangga Digegerkan dengan Penemuan Mayat

Lokasi penemuan mayat.

Bima, Bimakini.- Warga Desa Tolotangga, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, digegerkan dengan penemuan mayat perempuan diketahui bernama Jamilah (49) warga RT 01 RW 01 desa setempat. Mayat pertama kali ditemukan Asmah di So Mpungga Desa Tolotangga Senin (7/10) sekitar pukul 09 00 WITA.

“Mayat seorang perempuan bernama Jamilah warga Desa Tolotangga Kecamatan Monta Kabupaten Bima, pertama kali ditemukan oleh Asmah di So Mpungga Desa Tolotangga,” jelas Kapolres Bima melalui Kasubag Humas Polres Bima IPTU Hanafi, Senin.

Kata dia, awalnya Asmah berangkat dari rumah untuk bekerja memetik jagung di sawah milik warga setempat.  Namun terkejut melihat seorang yang dalam posisi sujud.

“Asmah menemukan korban sudah meninggal dunia dengan posisi sujud dan muka korban sudah dikerumuni semut,” katanya.

Terkejut dan panik, Asmah lalu berteriak meminta tolong kepada warga di sekitar TKP yang sedang bekerja memetik jagung yang jaraknya sekitar 500 meter.

“Warga datang ke sumber suara meminta pertolongan, saat itu ada juga keluarha korban, dan membawa pulang korban ke rumah,” ujarnya.

Kata Hanafi, setelah mendapat laporan, aparat kepolisian dari Unit Inafis Sat Reskrim Polres Bima, juga Tim Dokter dari Puskesmas Monta mendatangi rumah duka.

“Tim dokter langsung melakukan pemeriksaan medis terhadap jenazah korban dengan hasil pemeriksaan,” katanya.

Hasil pemeriksaan tim dokter terhadap jenazah korban, lidah tergigit dan keluar darah pada mulut. Terdapat luka pada kelopak mata kiri, luka pada siku kanan.

Selain itu juga, mulut korban tetap mengeluarkan darah. Terdapat luka lepuh di paha kanan bagian belakang, luka lebam pada bagian punggung dan bagian tubuh sudah kaku.

“Kapolsek Monta sudah menghimbau agar tidak mudah percaya dengan isu-isu yang kemungkinan sengaja disebarkan oleh oknum tertentu terkait meninggalnya korban,” katanya.

Dia juga mengatakan, pihak keluarga korban sudah menerima dengan ikhlas atas meninggalnya korban dan akan segera melakukan prosesi pemakaman dan telah dibuatkan surat pernyataan dari pihak keluarga korban yang isinya menolak untuk dilakukan otopsi. (MAN)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top