Olahraga & Kesehatan

2021, RSU Sondosia Ditargetkan Ganti Status

Anggota DPRD NTB saat meninjau kondisi RSUD Sondosia.

Bima, Bimakini.-  Tahun 2021 mendatang, Rumah Sakit Umum (RSU) Sondosia ditargetkan akan ditingkatkan status dan kemampuanya. Sehingga menjadi Rumah Sakit rujukan bagi masyarakat Kabupaten Bima bagian barat dan selatan.

Target tersebut merupakan inisiasi dan komitmen bersama 11 anggota DPRD Provinsi NTB Dapil VI. Bahkan sudah disetujui oleh Gubernur NTB untuk membantu perubahan status RSUD tersebut.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB, H Mori Hanafi SE MCom saat turun survei melihat kondisi RSU Sondosia bersama 10 anggota DPRD lainnya, Senin (4/11).

Kata dia, tujuan dijadikan RSU Sondosia menjadi RS rujukan. Karena melihat kapasitas dan daya tampung RSUD Bima di Kota Bima sudah tidak memadai. Sehingga harus bangun RSU Sondosia ini supaya terpecah konsentrasinya. “Kita harap nantinya masyarakat Bima barat dan selatan bisa dirujuk di RSU Sondosia ini. Sedangkan RSUD Bima menerima rujukan masyarakat Kota Bima dan Bima timur,” tuturnya.

Selain itu, masyarakat Bima tidak lagi dirujuk ke Mataram. Sebab itu memakan biaya, jarak tempuhnya jauh. Sekaligus mereka harus menunggu antrian lama. “Kita kasihan sama masyarakat. Makanya kita ingin menjadikan RSU Sondosia ini rumah sakit rujukan untuk mendapatkan pelayanan bagi masyakarat,” terangnya.

Dijelaskannya, terkait dengan langkah-langkah untuk mewujudkan itu semua. Pihaknya sudah berkomunikasi dengan Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri SE meminta komitmennya. Untuk segera menyiapkan rencana besar tersebut. Yakni studi kelayakan, amdal dan Desain Interiol Engenering (DIE). “Tiga rencana itu harus segera dilakukan. Agar 2021 target itu mulai dilaksanakan. Sebab anggaran yang dibutuhkan dalam pelaksanaan cukup besar,” ungkap politisi Partai Gerindra tersebut.

Diakuinya, dalam komunikasinya dengan pihak RSU Sondosia dan hasil pengamatannya. Bahwa kondisi RSU Sondosia masih banyak yang harus dibenahi. Diantaranya ruang operasi yang tak bisa dipakai, ruang UGD tak layak, tak adanya saluran irigasi dan lainnya. “Pokoknya kondisi masih banyak yang harus dibenahi,” katanya.

Dia berharap komitmen yang besar ini terwujud. Karena itu amat sangat membantu masyarakat yang ada di Kabupaten Bima. Sebab sering dia melihat bagaimana susahnya masyarakat Bima yang dirujuk ke Mataram.  “Semoga komitmen besar itu terwujud. Yakni RSU Sondosia ini statusnya ditingkatkan. Yakni menjadi Rumah Sakit rujukan,” pungkasnya. (KAR)

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top