Pendidikan

MTsN 1 Bima Ditunjuk Sebagai Sekolah Model di Kabupaten Bima

Suasana di MTsN 1 Bima.

Bima, Bimakini.- Setelah ditunjuk sebagai sekolah model mewakili Kabupaten Bima, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Bima, terus berbenah. Sebulan terakhir berbagai kegiatan dilakukan dan yang paling menonjol saat ini ada Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), literasi dan senam pagi. Kegiatan itu diawasi langsung oleh Kepala MTsN 1 Bima, Muslihah, S.Pd.

Pembina UKS MTsN 1 Bima, M Taufan, S.Pd, mengatakan, kegiatan seperti itu sudah lama dilakukan bahkan sebelum ditunjuk madrasah ini sebagai sekolah model. Namun, setelah dipercaya sebagai sekolah model di Kabupaten Bima, kegiatan seperti itu ditingkatkan terus baik melalui kebiasaan yang sudah dilakukan selama ini dan juga kegiatan yang baru dengan jadwal yang sudah disepakati. Seperti senam pagi pada setiap hari Sabtu, bukan hanya dilakukan oleh siswa, tetapi juga oleh guru dan pegawai.

“Jadi kita bersama-sama menikmati suasana pagi dengan senam pagi dan senam kesegaran. Ini kita lakukan agar badan mendapatkan suasana pagi yang indah, nyaman, segar, dalam suasana kebersamaan,” ujarnya di MTsN 1 Bima, Kamis (7/11).

Tidak hanya itu, katanya, guru, pegawai, dan siswa bergerak bersama mengikuti irama musik dan gerakan yang dipandu oleh guru dan siswa yang sudah terlatik. Kesamaan gerak dan semangat menyongsong hari baru dengan suasana segar yang dibalut sinar mentari pagi mampu memacu keringat hingga badan terasa segar.

Selain itu, kata dia, guru dan siswa juga senantiasa menjaga lingkungan dengan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Kalau sudah bersih-bersih di sekolah maka siswa dan guru dibiasakan mencuci tangan dengan sabun. Apalagi, siswa diberikan satu tablet obat sehat yang diberikan sekali dalam seminggu. Kini juga ada kebiasaan baru yang diterapkan dengan makan bersama sekali dalam sebulan. Kebiasaan menambah ilmu pengetahuan melalui membaca di perpustakaan dan budaya baca di sekolah. “Kita berharap dengan ditunjuk sebagai sekolah model akan menyemangati seluruh civitas akademika madrasah ini akan lebih semarak lagi dan lebih tertata lagi dalam berbagai kegiatan yang diagendakan,” katanya.

Tentu saja, kata Taufan, kehadiran sekolah model di Kecamatan Wawo dan Kabupaten Bima khususnya madrasah merupakan harapan yang sejak lama dan diimpikan oleh banyak kalangan, sebab sekolah model sudah menjadi sebuah kebutuhan yang mendasari kehidupan guna mendapatkan kehidupan yang layak di masa yang akan datang. Dinamakan sekolah Model berarti memiliki nilai yang lebih dibanding dengan sekolah biasa yang dapat dilihat dari aspek fisik dan aspek lain yang sangat menentukan, misalnya proses pembelajarannya atau output yang dihasilkan. sekolah model juga harus mampu menunjukkan dirinya sebagai sekolah yang pantas untuk dijadikan contoh oleh sekolah lainnya. (NAS)

Share
  • 2.3K
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top