Connect with us

Ketik yang Anda cari

Olahraga & Kesehatan

Pecatur NTB, Asal Kabupaten Bima, Yeyen Raih Tiket PON 2020 di Papua

Bima, Bimakini.- Pecatur Kabupaten Bima, Yeyen Rara Bafah alias Yeyen, berhasil meraih tiket ke Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Provinsi Papua. Kepastian itu diperoleh Yeyen setelah berbagi angka setengah saat berhadapan dengan pecatur senior Jawa Barat, Master Internasional (IM) Irene pada partai terakhir Pra PON dari sistem Swiss sembilan babak di Hotel Micke Holiday Brastagi Kabupaten Karo Sumatra Utara, Selasa (26/11).

Yeyen yang pernah menyumbang medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2018 ini, berhasil mengoleksi 5,5 Victori Point (VP) dari sembilan babak dari 24 pecatur yang mengikut Pra PON itu, sedangkan lawan terakhir IM Irene mengoleksi (7,5 VP). Pada Pra PON itu sembilan pecatur lolos PON, sementara 15 pecatur lainnya gagal meraih tiket PON.

Pecatur yang berhasil sesuai hasil akhir adalah pecatur Jawa Barat, IM Irene K Iskandar (7,5 VP) disusul pecatur dari Kalimantan Timur (Kaltim) Master Internasional Wanita (WIM) Chelsie Monica Sihlte (7 VP). Urutan ketiga diraih pecatur Jawa Timur, Master Fide Wanita (WFM) Retno Wijayanti (6 VP), WFM Tiara Nugraheni Eka Susanti (Jateng), disusul WFM Regita Desyari Putri (Kalteng), WNM Alivia Novyansari (Sumsel), Yeyen Rara Bafa masing-masing meraih (5,5 VP).

Dua putri lainnya adalah duta dari Sulut, Unarti Paputungan dan Theodora Walukom dari DKI Jakarta yang meraih (5 VP). Orang tua Yeyen sekaligus pelatih, Master Percasi (MP), Ramli, mengaku lega dengan keberhasilan putrinya.

Pada babak awal dari sembilan babak yang dipertandingkan kerap mengalami kekalahan. Apalagi, lawannya merupakan pecatur yang sudah memiliki jam terbang yang banyak dan Master Internasional, tetapi lima babak terakhir kembali menemukan performa terbaiknya, sehingga berhasil meraih poin sempurna hingga bisa menempati papan pertama pada babak terakhir.

IM Irene sebagai lawan terakhir cukup alot, tetapi tidak ada yang berani mengambil resiko dan tawaran remis merupakan pilihan bijak bagi kedua pecatur. “Saya bersyukur dan bahagia anak saya bisa berkompetisi dengan pecatur-pecatur kelas dunia dan berhasil lolos PON Papua 2020. Semoga di Papua nanti bisa belajar banyak dari pecatur-pecatur senior dan memperbaiki kesalahan yang dialami pada Pra PON ini,” ujarnya via telepon seluler usai pertandingan di Hotel Micke Holiday Brastagi Kabupaten Karo Sumatra Utara, Selasa (26/11).

Ketua Percasi NTB, Abdullah Zais, SH, mengaku lega dengan keberhasilan pecatur NTB bisa meloloskan atlet catur perseorangan putra-putri dan beregu pada PON 2020 di Papua. Capaian ini harus disyukuri oleh seluruh masyarakat NTB karena baru kali ini bisa meloloskan cabang catur pada perhelatan PON.

“Kita berharap atlet yang berhasil ini terus berbenah diri karena kesempatan emas untuk meraih yang terbaik di PON 2020 Papua,” katanya Via WA Catur Sasambo, Selasa.

Capaian ini, katanya, merupakan perjuangan bersama dengan semua pihak, semoga ke depan perhatian terhadap Cabang Catur tidak lagi disepelekan. (NAS)

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

CATATAN KHAS KMA

SAYA tidak punya pengalaman yang cukup untuk menulis tentang olah raga. Sejak pertama menjadi wartawan pun, saya lebih banyak menjadi wartawan bisnis, walau kadang...

Olahraga & Kesehatan

Mataram, Bimakini.- Sebanyak 269 buah rompi disumbangkan Yayasan HBK PEDULI milik anggota DPR RI dari Dapil Pulau Lombok, H Bambang Kristiono atau karib disapa...

Pemerintahan

Bima, Bimakini.- Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE melepas kontingen PON XX papua, Jum’at (10/9/2021). Saat melepas kontingen di aula Kantor Pemerintah Kabupaten...

Olahraga & Kesehatan

Kota Bima, Bimakini.- Ketua KONI Kota Bima, Feri Sofiyan, SH, turut bangga lolosbya Muhammad Fajar  Tim PON Papua Cabor Panjat Tebing NTB sebagai atlet...