Peristiwa

BMKG Ingatkan, Musim Transisi, Peluang Cuaca Ekstrim di Bima-Dompu Besar

Topan Primadi

Bima, Bimakini.- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan bahwa saat musim transisi, hujan dan kemarau, rawan terjadi cuaca ektrim.

“Pada musim transisi saat ini (musim kemarau ke musim hujan, red) peluang terjadinya cuaca ekstrem akan lebih besar,” katanya Kepala BMKG Bima, Topan Satriya, Jumat (14/12).

Hal tersebut, kata dia, disebabkan oleh pertumbuhan awan Cumulonimbus (Cb) single cell lebih besar peluang pertumbuhannya di musim transisi.  “Awan Cb Single Cell ini dapat menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, angin kencang (downburst), puting beliung, dan kilat/petir,” ujarnya.

Sehingga, kata dia, patut diwaspadai potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, puting beliung, dan kilat/ petir diawal hingga pertengahan Desember 2019 untuk wilayah Bima dan Dompu.

“Kami mencatat selama bulan November hingga awal Desember 2019 telah terjadi 4 kasus cuaca signifikan yang menyebabkan bencana hidrometeorologi di wilayah Bima dan Dompu,” katanya.

Empat  kasus tersebut, dua diantaranya terjadi pada di November, yaitu banjir 2 November 2019 di Desa Labuan Kanangan, Kecamatan Tambora dan kasus angin kencang di Kelurahan Nitu, Kecamatan Raba, Kota Bima pada 24 November 2019.

Akibatnya, kata dia, 4 rumah semi permanen milik penduduk mengalami kerusakan. Dua kasus lainnya terjadi di awal Desember 2019 yaitu angin kencang terjadi Kecamatan Hu’u Kabupaten Dompu pada tanggal 6 Desember 2019 menyebabkan 20 unit rumah mengalami kerusakan. Banjir serta angin kencang pada 11 Desember 2019 terjadi beberapa wilayah. Yaitu lokasi angin kencang di Desa Lanci Jaya dan Nusa Jaya, Kecamatan Manggalewa Kabupaten Dompu serta Desa Penapali Kecamatan Woha. Untuk bencana Banjir terjadi di Desa Tolokalo Kecamatan Kempo.

Mempertimbangkan analisis data, kata dia, dinamika atmosfer serta permodelan cuaca, kondisi curah hujan di wilayah Bima dan Dompu akan meningkat khususnya pada musim hujan 2019/2020 di awal akhir Desember dan mencapai puncaknya pada Januari hingga Februari 2020.

“Saya imbau agar selalu memperhatikan informasi cuaca khususnya informasi peringatan dini cuaca ekstrem di laman Facebook dan Instagram di BMKG BIMA atau dapat dapat menghubungi Stasiun Meteorolgi Sultan Muhammad salahuddin Bima via Whatsapp atau telegram di 082340448422 serta selalu waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi akibat peningkatan curah hujan di wilayah bima dan Dompu,” ujarnya.

Saat ini, kata dia, musim hujan tahun 2019/2020 wilayah Bima dan Dompu masuk pada Dasarian II November 2019 hingga Dasarian III Desember 2019. Sehingga saat ini, dibeberapa wilayah Bima dan Dompu memasuki musim hujan.

“Tanda-tanda masuknya musim hujan di wilayah Bima dan Dompu telah terlihat sejak akhir November 2019 hingga awal Desember 2019 dimana telah terjadi cuaca signifikan di wilayah Bima dan Dompu,” katanya.

Lanjutnya, hujan saat ini masih bersifat sporadic. Terjadi acak, intensitas hujan sedang hingga lebat dan durasi singkat.  (MAN)

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top