Pemerintahan

Jelang Tes CPNSD, Peserta Diimbau Jangan Percaya Calo

Abdurahman

Bima, Bimakini.- Jelang dilaksanakan tes CPNS, beredar kabar bahwa banyak oknum calo yang mendatangi para peserta dengan iming-iming akan meluluskan peserta tersebut sebagai PNS. Untuk memuluskan hal itu, peserta diminta untuk memberikan uang mulai dari puluhan hingga ratusan juta.

Menanggapi hal itu, Kabid Perencanaan dan Pengembangan Kepegawaian Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bima, Abdurahman mengimbau peserta tes CPNS agar tidak percaya pada oknum-oknum calo tersebut. Pasalnya, mereka tidak akan bisa membantu peserta tes untuk lulus. Bahkan tidak punya peluang untuk melakukan itu dengan sistem tes sekarang ini. “Jangan percaya. Bohong mereka kalau bilang bisa luluskan peserta,” ujarnya.

Kata dia, jikapun ada peserta yang lulus dan pernah diimingi para calo, maka itu merupakan hal yang kebetulan saja. Namun, sesungguhnya kelulusan peserta tersebut murni karena hasil isianya sendiri bukan karena calo. “Hanya kebetulan saja. Memang lulus sendiri peserta, tapi oleh calo kadang memanfaatkan keadaan,” katanya.

Dia menjelaskan, dengan ujian tes menggunakan sistem CAT, tidak ada ruang dan celah untuk bermain curang atau mengotak atik hasil ujian peserta. Terlebih semua isian dan nilai para peserta ujian bisa langsung dilihat dimonitor pada saat itu juga. “Tidak bisa dirubah, karena sistemnya memang sudah dibuat seperti itu. Satu poin aja yang berubah maka akan eror semua,” jelasnya.

Bahkan kata, soal untum tes CPNS tidak dibuat dan dipegang oleh sembarang orang. Ada lembaga negara yang menangani itu, dan kerahasiaanya terjamin. “Dan tidak mungkin ada bocoran soal dan sebagainya” ujarnya.

Menurutnya, cara terbaik jika peserta ingin lulus tes CPNS yaitu dengan banyak-banyak belajar. Atau juga bisa mengikuti kelas-kelas bimbingan belajar (Bimbel) yang ada. “Saya kira itu lebih efektif. Jangan percaya sama calo,” imbaunya. (KAR)

Share
  • 51
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top