Hukum & Kriminal

Pemdes Talabiu Diduga Gelapkan Dana Desa

Kantor Desa Talabiu yang disegel warganya.

Bima, Bimakini.- Sejumlah warga Desa Talabiu, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, kembali melakukan aksi protes dengan memalang kantor Desa setempat, Senin (30/12). Mereka menduga Pemdes menggelapkan dana ADD tahap II, karena tidak mengerjakan empat paket yang tertuang dalam APBDes tahun 2019.

“Kami memprotes Pemdes dengan memalang pintu kantor Desa, menduga Pemdes menghilangkan dana Desa tahap II, sebab empat paket dalam APBdes tidak dikerjakan,” kata salah satu keterwakilan masyarakat, Arif Munandar.

Kata dia, aksi ini merupakan lanjutan sebelumnya. Namun karena tidak ada upaya dari Pemerintah Desa, sehingga masyarakat tidak ingin membiarkan masalah ini berlarut.

“Empat paket dalam APBDes itu adalah Bedah Rumah, Lapangan Foly, Spal Rt 09 dan 10 dan pengadaan sampan, seharusnya dikerjakan dengan anggaran tahap kedua tapi sampai pencairan tahap III saat ini belum juga dikerjakan,” ujarnya.

Dia juga mengaku,  hasil audiensi dengan Sekdes Abdul Rafik, S. Pd, ingin mengerjakan empat paket itu menggunakan anggaran tahap III. Tapi masyarakat menolak karena sudah ada pos masing-masing.

“Dana tahap II itu tidak bisa dihilangkan, harus dikerjakan empat paket yang belum dikerjakan itu, sedangkan tahap ketiga sudah dilakukan pencairan dan itu memiliki peruntukan masing-masing,” ujarnya.

Dia mengaku, kantor Desa disegel, meski sekdes menyanggupi untuk mengerjakan menggunakan dana tahap II. Namun pernyataan itu tidak bisa diterima begitu saja, harus dibuatkan pernyataan diatas materai.

“Besok Sekdes akan membacakan pernyataan depan masyarakat terkait kesanggupan itu, kami tidak ingin anggaran Desa digunakan oleh oknum yang tidak bertanghungjawab,” katanya. (MAN)

Share
  • 1K
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top