Peristiwa

Tiga Warga Bolo Digigit Anjing Gila

Salah satu korban.

Bima, Bimakini.- Nahas dialami tiga warga Kecamatan Bolo. Yakni Yolman Petrizal (37) warga RT 07 Desa Leu, H. Muhdar (66) warga RT 06 Desa Leu dan Fatimah warga RT 06 Desa Kananga. Ketiga warga Bolo itu digigit anjing yang sama di lokasi berbeda, Sabtu (2/12).

Akibat gigitan anjing tersebut, ketiga warga mengalami luka bagian kaki dan dibawa ke Puskesmas Bolo untuk mendapatkan perawatan medis.

Pengakuan, Yolman, pukul 05.30 Wita dirinya sedang jalan mencari angin segar usai shalat subuh. Tepatnya di jalan lintas sekitar Alfamart, datang anjing dari samping kiri langsung menggigit betis kirinya.

“Usai menggigit, anjing tersebut langsung kabur ke arah barat menuju Desa Leu,” ujarnya.

Ciri-ciri anjing tersebut warna merah maron dan kondisi sempoyongan serta ekor menjulur masuk ke bagian bawah perut. “Anjing itu kurus serta kondisi mulut berbusa,” tuturnya.

Korban lainnya, H. Muhdar warga RT 06 Desa Leu, mengaku, sekitar pukul 05.50 Wita, keluar dari rumah hendak duduk di bangku. Datang anjing dengan ciri-ciri yang sama menyerang. Namun sempat melawan hingga anjing tersebut tidak menggigitnya.

Kemudian, anjing tersebut semakin bringas, saat anjing menyerang kedua kali, menendang hingga anjing menggigit betis kanannya. “Setelah itu, anjing masih menggigit hingga lutut bagian kanan mengalami luka gigitan,” ucapnya.

Kembali korban menendang ajing itu hingga terlempar ke tembok rumah warga. Anjing tersebut lari menuju arah ke barat. “Setelah saya tendang anjing itu lari ke arah barat,” jelasnya.

Selain dua orang itu, Fatimah warga RT 06 Desa Kananga menjadi korban digigit anjing yang sama. Sekitar pukul 06.15 Wita,  saat menunggu mobil jurusan Dompu di Pertigaan Cabang Donggo, digigit. “Saya tidak sadar ada anjing. Mengetahui setelah digigit dan mengalami luka bagian kaki kanan tepatnya di betis. Anjing menggigit dua kali yakni bagian depan dan belakang betis,” tuturnya.

Setelah digigit, anjing itu langsung kabur menuju arah Desa Rato. Kemudian warga sekitar berteriak dan mengejar. “Ternyata anjing itu dalam pengejaran warga setelah menggigit warga lain. Saya melihat dengan pasti warga bawa senjata saat kejar anjing,” tutupnya.  KAR

 

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top