Olahraga & Kesehatan

Ikuti Kejuaraan Internasional di Bali, 52 Atlet Pencak Silat PSBT Dilepas

Bima, Bimakini.- Sebanyak 52 atlet Pencak Silat Bintang Timur (PSBT) Kabupaten Bima, dilepas oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima di areal Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima, Rabu (22/1). Para atlet ini akan mengikuti Pencak Silat Open Tournament tingkat SD, SMP, SMA, Dewasa, Mahasiswa dan Umum di Bali.

52 atlet ini dilepas oleh Kabid PAUD PNFI Pemuda dan olahraga, Drs Chairunnas, MPd, mewakili Kepala Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima untuk mengikuti Pencak Silat Open Tournament tingkat SD, SMP, SMA, Dewasa, Mahasiswa dan Umum di Bali yang diadakan Nungun Sat Kerthi loka Bali Champion 1 2020.

“Saya melepas secara resmi mewakili Pemerintah Kabupaten Bima melalui Dinas Dikbudpora,” ujarnya.

Kata dia, kejuaraan internasional iti dilaksanakan mulai tanggal 23 hingga 26 Januari 2020 di Gor Lila Buana Dempasar. “Sebanyak 22 orang dilepas pada gelombang pertama diberangkatkan via udara dan 30 orang diberangkatkan via laut tanggal 24 Januari 2020,” sebut dia sekaligus pembina PSBT Kabupaten Bima.

Kata dia, berdasarkan kesepakatan rapat hari Jumat, 17 Januari 2020 bersama Kepala Sekolah, Orang Tua, Atlet Silat DIKBUDPORA Kabupaten Bima pada Open Turnament Silat International Championship, Bali 23 hingga 27 Januari 2020 ini, Pemerintah Daerah ikut andil mendukung atlet.

“Kesepakatan itu, keberangkatan hari ini didukung sumber anggaran dari Pemkab Bima menanggung penginapan dan makan selama kejuaraan berlangsung,” katanya.

Sementara Orang Tua atlet menangung transportasi udara, sementara Sekolah menanggung uang saku per siswa sebanyak Rp 500 ribu untuk 5 hari.

“Target kita mendapat juara umum dengan motto jadikan shalat dan sabar untuk meraih kemenangan,” jelasnya.

Pelepasan dihadiri oleh Kasi Olahraga Nurdin S. Pd. M. Si, Kepala Sekolah dan Keluarga Atlet. (MAN)

Share
  • 760
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top