Ekonomi

Kurangi Angka Pengangguran Butuh Sentuhan Pihak Lain

Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo, SH, SIK

Bima, Bimakini.- Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo, SH, SIK, mengaku sebuah daerah tidak akan mampu menyediakan lapangan pekerjaan untuk mengurangi angka pengganguran. Semua itu dapat terwujud apabila ada sentuhan pihak lain.

“Sebuah daerah tidak akan mampu menciptakan lapangan pekerjaan demi mengurangi angka pengganguran. Kalau tidak ada bantuan pihak luar untuk menginvestasi di daerah itu, akan sulit,” jelasnya, Kamis (23/1).

Dia mengaku, belakangan ini banyak penolakan oleh oknum-oknum masyatakat di media sosial Facebook, terhadap hadirnya investor yang ingin bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bima. Sehingga mempengaruhi kosentrasi dan niat pihak luar untuk membangun Bima lebih baik.

“Kadang-kadang kita ini salah kaprah tentang kehadiran investor di daerah kita. Secara garis besar kita di Kabupaten Bima selalu menolak masuknya investor, padahal sesungguhnya masuknya investor di daerah akan mempengaruhi kemajuan daerah itu sendiri,” jelasnya.

Menurut Kapolres, masuknya investor akan menguntungkan daerah. Misalnya akan mengurangi angka pengangguran, itu sudah pasti. Pihak investor akan memperdayakan masyarakat setempat.

“Sumber daya alam yang ada di Bima ini luas, tapi kita sendiri yang tidak mau manfaatkan, orang luar ini melihat potensi itu, supaya daerah semakin kedepan semakin maju dengan sentuhan pemikiran dan gagasan baru. Tentunya akan memperdayakan masyarakat setempat,” jelasnya.

Untuk itu, Gunawan meminta masyarakat Bima terus berkarya dan belajar.  Agar bisa menata daerah ini menjadi lebih maju dan berkembang. Jangan biarkan daerah menetap tanpa ada perubahan dan kemajuan seperti  tempat lain.

“Daerah lain maju dan berkembang karena hadirnya investasi dari luar daerahnya sendiri, itu perlu kita contohi bersama,” katanya. (MAN)

Share
  • 41
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top