Hukum & Kriminal

Mabuk, Ancam Warga,  Pemuda Tumpu Dikarangkeng

ilustrasi

Bima, Bimakini.-  Kasus pengancaman kembali terjadi di wilayah hukum Kecamatan Bolo tepatnya di Pertigaan Cabang Donggo, sekira pukul 23.50 Wita, Ahad (19/1) lalu. Diketahui, pelaku berasal dari Desa Tumpu, AH (31) sedangkan korban warga Desa Nggembe, Muhammad Nor (52).

Aksi pengancaman ini terjadi setelah pelaku (AH, red) minum di SPBU Sila Desa Timu, setelah itu mengancam Muhammad Nor di Pertigaan Cabang Donggo. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pemuda asal Desa Tumpu itu dikarangkeng di Mapolsek Bolo.

Kapolsek Bolo, IPTU Juanda, membenarkan kejadian itu. Saat ini AH diamankan untuk memepertanggungjawabkan perbuatannya. “Kasus tersebut menjadi atensi karena merasahkan,” tutur Kapolsek Bolo, Selasa (21/1).

Kata Kapolsek, kronologis kejadian pada awalnya terduga pelaku kosumsi Miras di depan SPBU Sila, setelah itu terduga pelaku menuju Cabang Donggo. Tiba di Cabang Donggo, terduga pelaku mendengar kata kata korban yang tidak baik sehingga terduga pelaku mengancam korban dengan mengeluarkan panah. “Karena takut, korban sembunyi di samping Kios milik IM,” terang Kapolsek.

Setelah mendapat laporan dari warga, anggota turun ke TKP sekaligus mengamankan terduga pelaku. “Adapun Barang Bukti yang diamankan, yakni satu busur panah jenis ketapel,” ungkap Kapolsek. (KAR)

Share
  • 308
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top