Ekonomi

Pasutri Asal Desa Boro Hidup Memprihatinkan

Pasutri di Boro yang hidup dengan gubuk reot.

Bima, Bimakini.- Memprihatinkan, kehidupan yang dialami Pasutri asal RT 02 RW 01 Dusun Lencang Desa Boro Kecamatan Sanggar, Ibrahim (55) dan Astika (54). Pasalnya Pasutri tersebut hidup di gubuk sederhana sudah puluhan tahun, tapi luput dari perhatian pemerintah.

Ibrahim, mengaku hidup dengan keterbatasan dan kekurangan. Dia   hanya buruh tani yang tidak mampu mencukupi kebutuhan keluarga. “Di gubuk ini kita hidup berlima. Istri dan tiga anak,” ujarnya.

Lanjut dia, gubuk enam tiang yang ditempati saat ini hampir rubuh dengan ukuran 4 x 6 meter. Dinding dari ayaman bambu dan bagian atap seng bekas. “Karena seng ada yang bocor. Kita tutup dengan baligo bekas,” ujarnya.

Pemuda setempat, Taufikurahman, mengatakan, kondisi Pasutri tersebut memang memprihatinkan karena sudah miskin tidak diperhatikan oleh pemerintah. “Mestinya pemerintah tidak tutup mata. Pasutri itu harus dibantu supaya dapat hidup yang layak,” ungkapnya.

Lanjut dia, Pemdes setempat mestinya melihat warga yang sangat kesusahan seperti yang dialami Pasutri tersebut. Sehingga mereka mendapatkan bantuan  melalui Dana Desa atau terkafer melalui bantuan sosial yang bersumber dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Warga lainnya, Sudirman,  membenarkan bahwa Pasutri tersebut tidak pernah diberikan bantuan apa apa. “Pemerintah betul betul buta mata dan buta hati. Masa warga sendiri tidak diperhatikan,” ucap Sudirman. (KAR)

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.

Bimakini.com adalah portal berita Bima Dompu Terkini. Bagian dari Bimeks Group.

Alamat: Jl. Gajah Mada No. 46 BTN Penatoi Kota Bima, NTB Tlp: 0374-646840, 08233-9031009, 0853-33143335, 0852-53523401. E-mail: info[at]bimakini[dot]com

APLIKASI ANDROID

Fanpage

Copyright © 2016 Bimakini.com. Portal Berita Bima Terkini.

To Top