Pemerintahan

Tidak Ada Toleransi Bagi Tenaga Pendidik Berbuat Amoral

Drs H Dahlan M Noer, MPd

Bima, Bimakini.- Kasus dugaan pencabulan diduga melibatkan pengawas Pendidikan SD di Kecamatan Langgudu, AM dan istrinya Kepala Sekolah FN, mendapat atensi dari Wakil Bupati Bima, Drs H Dahlan M Noer, MPd.   Dia tidak dapat menolerir  tindakan amoral  oleh tenaga pendidik.

“Saya sudah menerima informasi itu, baik dari pemberitaan, laporan-laporan yang masuk di HP,” jelasnya, Rabu (15/1) di Woha.

Dahlan mengaku prihatin atas kejadian itu. Pihaknya tidak akan mencampuri urusan proses hukum dan meminta penyidik Polres Bima Kota menananganinya dengan serius.

“Meskipun saya orang Langgudu, tapi perbuatan tidak senonoh seperti itu, tidak bisa diberikan toleransi. Soal istri pelaku mendokumentasikan dan menyebarkan foto dan video tetap akan ditindak tegas bila terbukti terlibat,” jelasnya.

Menurutnya, perbuatan seperti itu tidak semestinya terjadi. Apalagi melibatkan tenaga pendidik yang mencerdaskan manusia.

Oknum itu  akan dipanggil dan memeriksanya sesuai dengan UU ASN.  “Saya perintahkan Dinas saat itu juga untuk memanggil, untuk memastikan informasi itu, saya akan ke Langgudu,” ujarnya.

Sebagai Kepada Daerah, Dahlan secara tegas meminta Dinas Dikbudpora memanggil untuk memeriksa oknum Pengawas Pendidikan SD dan Kasek SDN Inpres itu. “Selain melanggar UU Perlindungan Anak, kasus ini juga melanggar norma, agama, budaya dan nilai-nilai dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya.

Dia juga mengaku, kasus ini telah dilaporkan ke Bupati Bima. (MAN)

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.

Bimakini.com adalah portal berita Bima Dompu Terkini. Bagian dari Bimeks Group.

Alamat: Jl. Gajah Mada No. 46 BTN Penatoi Kota Bima, NTB Tlp: 0374-646840, 08233-9031009, 0853-33143335, 0852-53523401. E-mail: info[at]bimakini[dot]com

APLIKASI ANDROID

Fanpage

Copyright © 2016 Bimakini.com. Portal Berita Bima Terkini.

To Top