Peristiwa

BEM STISIP Desak Wali Kota Bima Perjelas Soal Rumah Relokasi Banjir

Kota Bima, Bimakini.- Puluhan mahasiswa tergabung dalam BEM STISIP-Mbojo Bima, Rabu (6/2) menggelar aksi demo menuntut kejelasan penyelesaian pembangunan rumah relokasi korban banjir.

Aksi demo dilakukan di kantor DPRD Kota Bima dan Pemkot Bima.

Korlap aksi, Abdullah menyampaikan, berdasarkan hasil observasi di lapangan, ada dua persoalan yang sangat fundamental  di
Kota Bima. Yakni pembangunan relokasi korban banjir di OiFoo belum tuntas. Banyak bangunan tidak layak. Kedua, masalah pengeboran air di Rabadompu.

Katanya, pemerintah pusat melalui APBN di tahun 2017 telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp Rp 166,9 miliar untuk pembangunan 1200
rumah warga yang terkena dampak banjir.  Nilai per rumah  Rp 69 juta denga   tipe 36 A. Untuk itu diduga ada penyelewangan dalam proses pelaksanaan tersebut.

Mendesak Kepada Walikota Bima agar segera memperjelas waktu penyerahan rumah Bantuan Korban Banjir. Pada lembaga DPRD Kota Bima Untuk Segera Memanggil Kembali Seluruh Pihak Terkait, karena Pelaksana Pemhangunan Rumah Relokasi Termasuk Fasilitator dan Pokmas. DED

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top