Politik

Cegah ASN Terlibat Politik Praktis, Bawaslu Tiga Kali Surati Bupati Bima

Abdullah, SH

Bima, Bimakini.- Sampai saat ini, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bima, sudah tiga kali menyurati Bupati Bima dan seluruh pejabat terkait netralitas ASN. ASN diminta untuk menahan diri tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bima.

“Sampai saat ini, sudah tiga kali kami menyurati Bupati Bima, tujuannya untuk menekan politik praktis PNS,” jelas Ketua KPU Kabupaten Bima, Abdullah, SH, Rabu (19/2).

Kata Ebit, sapaannya, pihaknya menyurati Bupati Bima, sebagai upaya pencegahan terjadinya pelanggaran pada tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bima Tahun 2020. “Keterlibatan ASN pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bima ini harus dijaga, sebab mereka adalah pelayan masyarakat,” katanya.

Abdullah mengimbau kepala badan atau dinas dapat melanjutkan imbauan itu kepada jajarannya. Kata dia, surat imbauan itu tidak hanya disampaikan kepada badan atau dinas yang berkedudukan di kabupaten.

“Tetapi juga diteruskan ke Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) untuk meneruskan ke UPTD yang ada di kecamatan,” katanya.

Agar setiap ASN pada suatu badan atau dinas dapat saling mengingatkan satu sama lain untuk menahan diri. Menurutnya ASN adalah pelayan masyarakat, sehingga tidak boleh menunjukan keberpihakannya. Serta tidak boleh ada perlakuan yang berbeda terhadap masyarakat, karena perbedaan pilihan politik.

“ASN sebagai pelayan masyarakat harus netral dengan memberikan pelayanan yang sama kepada semua pihak,” tuturnya. (MAN)

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top