Politik

Nama Calon Anggota PPK yang Diumumkan Belum Final

Ady Supriadin, SPdI

Bima, Bimakini.- Devisi SDM dan Parmas KPU Kabupaten Bima Ady Supriadin, SPdI, mengatakan, 10 nama calon anggota PPK yang sudah diumumkan itu belum final. Jika  ada tanggapan dan masukan masyarakat dianggap krusial dan dikuatkan dengan alat bukti, maka bisa saja digugurkan.

“Dari 10 nama yang diumumkan, bisa jadi ada nama-nama yang melakukan pelanggaran krusial disertai dengan bukti, kami masih menunggu masukan dan tanggapan masyarakat, kalau terbukti maka bisa saja digugurkan,” jelasnya, Senin (17/2).

Kata Ady, setelah dilakukan seleksi wawancara, KPU mengumumkan 10 besar yang masuk sebagai calon anggota PPK. Berdasarkan rangking nilai pada saat pengumuman tes tulis dan berdasarkan abjad.

“Pengumuman 10 besar itu, 5 teratas itu calon anggota PPK dan 5 terbawah adalah calon pengganti antar waktu (PAW). Namun tidak menutup kemungkinan tahapan yang masih ada, ada tanggapan masyarakat tahap II,” katanya.

Pihaknya masih terus menerima tanggapan masyarakat, terkait calon anggota PPK yang diumumkan 10 besar itu. Rekam jejak mereka seperti ada.

“Tentu masyarakat lebih paham di daerah masing-masing,  bagaimana sempak terjangnya. Soal keterlibatan mereka di partai politik, simpatisan bakal pasangan calon dan lainnya,” katanya.

Hal ini tidak mampu pihaknya mengali pada saat seleksi wawancara, makanya dibutuh tanggapan dari masyarakat. “Bisa saja pada tahapan ini,  ada masukan yang krusial dan dianggap mencederai integritas mereka sebagai calon anggota PPK, itu bisa digugurkan calon anggota yang terbukti,” katanya.

KPU sudah sampaikan informasi dan pengumuman soal tanggapan dan masukan, selain nama-nama yang diumumkan itu, pihaknya menerima masukan mulai tanggal 15 hingga 21 Februari.

“Untuk penyampaian masukan dan tanggapan dilakukan secara tertulis, ada formulis yang kami sediakan, nah masyarakat yang ingin sampaikan tanggapan bisa dimasukan mengirinkan via email beserta dengan bukti dan foto kopi KTP elektronik atau suket yang masih berlaku,” ujarnya.

Ady mengimbau, masyarakat tidak usai khawatir, soal kerahasiaan tidak akan dibuka, siapapun yang lapor akan dijamin kerahasiaanya, baik dilaporkan secara institusi perseorangan maupun kelembagaan.

“Masih ada tahapan setelah ini, yaitu tahapan klarifikasi II, dijadwalkan malai 22 hingga 25 Februari. Kemudian 27-28 tahapan pengumuman pascaklarifikasi tahap dua,” ujarnya.

Pada   29 Februari akan dilakukan pelantikan calon anggota PPK. (MAN)

Share
  • 21
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top