Pemerintahan

Syamsurih Paparkan Realisasi Janji Politik Lutfi – Feri

Syamsurih, SH

Kota Bima, Bimakini.- Saat reses di Kelurahan Rabangodu Utara, Rabu, Wakil Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, SH menyampaikan capaian pembangunan di selama dua tahun kepemimpinan Lutfi-Feri.

Dikatakannya, apa menjadi visi dan misi serta janji politik ditunaikan. Janji itu tertuang  dalam RPJMD dan akan menjadi program kerja setiap tahun dalam APBD.

Masjid Nur Latif di Pemkot Bima sudah dibangun. Sebelumnya hanya Kota Bima di NTB yang belum memilikinya, Pemda lain sudah.

Tahun ini mulai direalisasikan dana Rp 7,5 miliar untuk membantu UMKM di Kota Bima. Tahun lalu tidak dapat direalisasikan, karena terbentur aturan. Jaminan kesehatan dengan mengalokasikan Rp 30 miliar untuk layanan BPJS bagi 30 ribu masyarakat Kota Bima.

Lanjut Syamsurih,  janji membangun masjid Agung Al Muwahidin, tahun 2019 telah dialokasikan Rp 10 miliar, namun karena terbentur aturan  tahun 2020 dialokasikan Rp 20 miliar.

Begitupun  janji insentif  RT/RW  telah ditunaikan mulai tahun 2019. Demikian juga  dengan Bilal dan Marbot.  Untuk honor K2, di tahun 2020 ini telah digelontorkan anggaran masing-masing Rp 500 ribu setiap bulannya.

Disamping itu, janji pemerataan pembangunan. Tahun 2019 Pemkot Bima juga telah membangun Ruang Terbuka Hijau atau taman di Kelurahan Kodo sebesar Rp 4,3 miliar. Saat ini Pemkot Bima sedang membangun jaringan IT untuk mendorong kota Bima menjadi kota Smart City. Sudah dibangun Comand center, sehingga nantinya kepala daerah dapat memantau langsung kinerja aparatur termasuk RT dan RW bisa melaporkan langsung. Maka,  janji untuk HP Android RT/RW akan direaliasikan.

Dicontohkannya, bila ada drainase rusak atau tumpukan sampah belum terangkut nantinya RT atau RW bahkan masyarakat bisa langsung melaporkannya ke pusat informasi Pemkot Bima. nantinya  dapat langsung terpantau oleh kepala daerah.

Tambahnya, untuk ambulan setiap tahun sudah ada pengadaan. Di tahun 2019 terlebih dulu diperuntukan bagi kelurahan jauh dari tempat layanan kesehatan.

Syamsurih juga berpesan agar lurah mengelola anggaran kelurahan sesuai aturan. Jangan melabrak mekanisme dan utamakan membangun kebutuhan urgen masyarakat.  (DED)

Share
  • 31
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top