Peristiwa

Tuntut Kejelasan Dana BUMDes Timu, PMPDT Hadang Jalan

Aksi hadang jalan oleh warga.

Bima, Bimakini.- Tuntut kejelasan terkait dana BUMDEs, Persatuan Masyarakat Pemuda Desa Timu (PMPDT) Kecamatan Bolo memblokade jalan lintas Bima Dompu, tepatnya di depan kantor desa setempat, sekitar pukul 09.00 Wita, Jum’at (31/1). Aksi tersebut dilakukan PMPDT karena dana Bumdes Tahun 2017 hingga Tahun 2020 senilai Rp 80 juta terindikasi disalahgunakan oleh pengurus.

Korlap aksi, Zailani, mengungkapkan, pihaknya mempertanyakan kejelasan pengelolaan dan Bumdes Timu periode Tahun 2017 hingga 2020 senilai Rp. 80 juta.

“Jika dana Bumdes betul betul disalahkan gunakan. Pihak terkait harus mengganti karena dana tersebut milik masyarakat umum,” ujarnya.

Tidak hanya itu, pihaknya meminta kepada pengurus Bumdes agar mengembalikan seluruh aset Bumdes secara terbuka di hadapan masyarakat.

“Kita harap semua asset diserahkan dihadapan umum. Yakni demi terlaksananya keterbukaan informasi publik,” tuturnya.

Sekitar pukul. 10.00 Wita, Kapolsek Bolo, IPTU. Juanda, mengatakan, pihaknya besarta Pemdes Desa Timu kordinasi dengan massa aksi agar melakukan audiensi di aula kantor desa. Namun massa aksi tidak mau dan tetap melakukan orasi.

“Mereka minta seluruh pengurus Bumdes agar bisa memberikan klarifikasi secara terbuka. Serta menyerahkan LPJ Bumdes ke Kades selaku penanggung jawab umum,” ungkap, Kapolsek Bolo.

Selanjutnya, sekitar pukul. 11.30 Wita, kita kembali kordinasi dengan massa aksi agar bisa melakukan audiensi berhubung waktu shalat Jum’at sebentar lagi akan tiba. Saat itu belum berhasil dilakukan audensi, sekitar pukul. 12.00 Wita, massa aksi bersedia melakukan kordinasi dengan Kades di aula kantor desa agar di buatkan pernyataan serta di buatkan surat pemanggilan secara resmi agar pengurus Bumdes dapat hadir di pada saat rapat yang akan di laksanakan pada hari Senin (3/2) yakni sekitar pukul. 08.00 Wita di kantor desa setempat,” tutup Kapolsek.

Hingga berita dirilis, pengurus Bumdes Timu tak satu pun dikonfirmasi karena tidak ada di tempat. (KAR)

Share
  • 647
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top