Olahraga & Kesehatan

Warga Resah, Desak Pemkot Eliminasi Anjing Liar

ilustrasi

Kota Bima, Bimakini.- Angka warga korban gigitan anjing rabies sudah menyentuh angka 155. Kenyataan itu membuat warga  resah dan mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bima segera eliminasi hewan penyebab rabies.

“Apa kerjanya pemerintah, angka 155 sudah jadi masalah serius,” tanya Irwan warga Rabadompu pada Bimakini.com, Jum’at (7/2).

Menurutnya, dengan angka 155 itu bukan hal biasa. Perlu ada langkah konkrit untuk melakukan eliminasi anjing liar. “Persoalannya setiap hari ada korban gigitan anjing rabies, jangan ada lagi kata akan melakukan, namun bertindak,” ujarnya.

Dia mengapresiasi peryataan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bima, Taufik AK, mempertayakan sikap pemerintah dan ini harus segera dijawab oleh OPD terkait.

Warga lainnya, Wahyudin merasa  kuatir dengan banyaknya jumlah korban rabies seperti dirilis media. Apalagi korbannya  banyak anak-anak.

“Butuh kerja cepat pemerintah, sehingga tak menjadi masalah besar, apalagi sampai muncul korba jiwa,” ujarnya.

Terpisah Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Kota Bima, Ir Darwis belum menjawab desakan anggota dewan. Hanya saja sebelumnya pada Bimakini.com berjanji akan lakukan eliminasi Jum’at malam ini. (DED)

Share
  • 4
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top