Pemerintahan

Cegah Virus Corona, Gedung Pemkot Bima tidak Disewakan Lagi

H A Malik

Kota Bima, Bimakini.- Menanggapi pertayaan Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana (PRB) Kota Bima, Anwar Arman, SE, gedung Pemkot Bima tidak akan disewakan lagi. Sekaligus untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Kabag Humas dan Protokol Kota Bima, A Malik pada Bimakini.com,  Ahad (22/3) mengaku, untuk gedung milik pemerintah, GSG, Paruga Nae kedepan tidak akan disewakan lagi untuk kegiatan apapun.

Saat ini masih adanya  aktivitas acara pernikahan, kata dia, karena  sudah lama dibayar sewanya, sebelum munculnya Virus Corona.

Walaupun demikian, kata dia, pasca-penetapan siaga bencana oleh Pemkot Bima, semua pihak yang sudah membayar sewa gedung dipanggil untuk diberi pengertian. “Sudah lama dibayar, banyak hal dipertimbangkan, apalagi karena sudah sebarkan undangan.  Kami panggil dan sarankan ditunda, namun mereka terlanjut sebar undangan,” katanya.

Akan tetapi kata Malik, ada beberapa syarat harus diikuti, seperti wajib menyediakan alat pengukur suhu tubuh dan antiseptic. Dari panataun saat acara berlangsung, hal itu dipatuhi.

Sementara untuk Taman Ama Hami, sesuai instruksi untuk hindari kerumuman. Berbeda dengan Lawata, karena terlokalisir.

Bagaimana dengan pasar? Menurut Malik, karena merupakan aktivitas ekonomi, sementara belum di tutup. Hanya saja pemerintah tetap mengimbau masyarakat untuk ikuti pencegahan, tidak berkerumun, tidak bersalaman dulu dan lebih baiknya tidak banyak beraktivitas di luar rumah. (DED)

Share
  • 37
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top