Olahraga & Kesehatan

Divonis Kanker Ganas, Warga Leu Butuh Uluran Tangan Dermawan

Pipit Puji Astuti

Bima, Bimakini.- Pipit Puji Astuti—warga RT11/RW04 Desa Leu Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, hanya bisa pasrah kepada Sang Pencipta setelah dirinya divonis terserang penyakit Kanker Ganas.

Untuk kesembuhannya, pihak dokter yang pernah menangani menyarankan agar Pipit Puji Astuti secepatnya menjalani pengobatan dan Kemoterapi setiap bulan. Namun apalah daya, biaya yang dibutuhkan pun cukup besar—apalagi kondisi ekonomi yang dijalani anak yatim piatu ini hanya pas-pasan.

Pipit Puji Astuti merupakan siswa kelas 3-XII SMA Muhamadiyah Bolo-Sila. Akibat menderita penyakit Kangker—anak yatim piatu ini tidak akan bisa mengikuti pendidikan ujian sekolah dan nasional.

Sebelumnya, Pipit pernah menjalani operasi penyakit Usus Buntu di RSUD Bima. Namun pasca operasi tersebut, kondisi kesehatannya terus menurun. Dan hingga saat ini, pihak keluarga hanya bisa pasrah dan menunggu para tangan-tangan dermawan maupun perhatian Pemerintah Daerah untuk membantu membiayai pengobatan lanjutan. Sementara dari pihak Pemerintah Desa Leu dikabarkan hanya bisa membantu melalui BPJS. Namun kepala desa setempat belum di konfirmasi terkait hal itu.

Begitu malang nasib yang dialami oleh anak Yatim Piatu ini. Pasca divonis oleh dokter yang pernah menanganinya, Pipit pun dibebani dengan rasa kecemasan akibat penyakit kanker yang menyerang bagian tubuhnya. Bahkan pihak dokter tersebut menyarankan Pipit harus menjalani pengobatan dan kemoterapi setiap bulan.

Tanpa orang tua—saat ini Pipit Puji Astuti hanya ditemani hidup oleh kakek dan neneknya. Mereka sempat terpikul haru setelah mendengar penyakit yang diderita cucunya itu. Di satu sisi, dengan keterbatasan biaya membuat Pipit Puji Astuti harus bertahan dengan keluhan rasa sakit yang dialami setiap saat.

Buat para pemerhati terhadap kondisi anak Yatim Piatu ini, bisa menghubungi langsung pihak keluarganya via telpon number: 085238745187.

Mari menyisipkan sedikit dari hasil rezeki kita untuk meringankan beban Pipit Puji Lestari sehingga bisa berobat lanjutan. Insya Allah.(BE07)

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top