Pemerintahan

Irfan : Aneh,  Lebih Penting Lawata dari Pada Obat-obatan

Komisi I DPRD Kota Bima saat mendatangi RSUD.

Kota Bima, Bimakini.- Kritikan pedas dilontarkan  Ketua Komisi I DPRD Kota Bima, M Irfan, MSi atas kebijakan pemangkasan anggaran pengadaan obat-obatan untuk RSUD Kota Bima. Dia kaget atas pengakuan yang disampaikan oleh Direktur RSUD Kota Bima dan Sekretaris Dikes tentang adanya pemangkasan anggaran pengadaan obat-obatan tahun 2020.

“Kok lebih pentingkan gelontorkan anggaran untuk pembangunan Lawata dari pada anggaran pembelian obat-obatan bagi masyarakat,” ujarnya kecewa.

Menurutnya yang harus diutamakan adalah layanan dasar masyarakat, kesehatan dan pendidikan. Jangan karena eforia membangun tempat wisata melupakan kewajiban terhadap hak dasar rakyat.

“Apalagi dipentingkan membangun Lawata, anggaran digelontorkan sangat besar, lalu apa outputnya. Malah kolam tidak dapat dimanfaatkan,” ujarnya.

Dia juga melihat tidak berjalannya koordinasi antara RSUD dan Dikes dan Bapedda. Justru hanya mementingkan perjalanan dinas saja.

Aneh menurutnya, ketika Wali Kota berpidato menyorot kualitas obat-obatan diberikan pada pasien yang dianggap tidak layak. Padahal Pemkot Bima sendiri yang memangkas anggaran untuk obat-obtan.

Informasi berhasil dihimpun BimaEkspres, akibat kurangnya stok obat-obatan  berkualitas, akhirnya banyak pasien dirujuk ke RUSD Bima. (DED)

Share
  • 181
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.

Bimakini.com adalah portal berita Bima Dompu Terkini. Bagian dari Bimeks Group.

Alamat: Jl. Gajah Mada No. 46 BTN Penatoi Kota Bima, NTB Tlp: 0374-646840, 08233-9031009, 0853-33143335, 0852-53523401. E-mail: info[at]bimakini[dot]com

APLIKASI ANDROID

Fanpage

Copyright © 2016 Bimakini.com. Portal Berita Bima Terkini.

To Top