Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pendidikan

Kegiatan Kepramukaan Kembali Digairahkan di Wawo

Bima, Bimakini.- Jajaran Pendidikan di Kecamatan Wawo, bersama guru dan kepala sekolah (Kasek), bekerjasama untuk menggairahkan kembali Gerakan Pramuka melalui Gugus Depan (Gudep) yang tersebar di Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI), SMP/MTs, SMA dan Madrasah Aliyah (MA). Apalagi, setelah terbentuk pengurus baru kepramukaan di daerah dataran tinggi Wawo memiliki semangat baru untuk merajut kebersamaan yang lebih baik melalui gerakan kepanduan.

Kepala UPT Dinas Dikpora Kecamatan Wawo, Ismail, S.Pd, mengatakan, gerakan pramuka di Indonesia sudah eksis sejak lama dan kini semakin kuat karena memiliki Undang-Undang Tentang Kepramukaan tersendiri. Namun, dalam kegiatan hanya sebagian saja sekolah yang menggerakan kegiatan kepramukaan. Karena itu, dalam pertemuan dengan seluruh kepala sekolah dan perwakilan guru di SDN 03 Maria, terkuak keinginan bersama untuk memajukan Gerakan Pramuka di Kecamatan Wawo.

Dalam pertemuan itu, terangnya, disepakati menggelar kemah bersama siswa SD hingga SMA paling tidak sekali atau dua kali setahun, selain kemah bersama dalam satu sekolah atau beberapa sekolah atas inisiatif sekolah yang bersangkutan. “Nanti kita akan membuat kalender pendidikan di Kecamatan Wawo terkait keinginan bersama itu, sehingga jadwal itu bias terlaksana dengan baik. Kita akan sesuaikan dengan kalender pendidikan di tingkat Kabupaten Bima,” ujarnya di kantor UPT Dinas Dikpora Wawo, Sabtu (29/2).

Kata Ismail, keinginan bersama itu muncul karena rasa keprihatinan tentang rendahnya semangan kepramukaan pada guru dan anak-anak. Padahal, pendidikan krakter, melatih kemandirian, dan berbagai keterampilan semua ada dalam kepramukaan. Tidak hanya itu, pendidikan keagamaan sekaligus praktik shalat, membaca Al Quran, dan lainnya dilaksanakan saat ada perkemahan.
“Kita berharap dengan adanya rencana bersama untuk menggalang kemah bersama akan mendidik anak-anak kita agar tahu mengenai berbagai kegiatan yang bermanfaat selama perkemahan,” katanya.

Bagaimana dengan biaya kegiatan kemah bersama? Guru dan kepala sekolah juga sudah sepakat untuk menghidupkan kemali yuran anggota pramuka. Masing-masing siswa akan membayar yuran Rp100.- sehingga setiap siswa membayar yuran setahun sebesar Rp1.200.- Dana itu kelihatan kecil tetapi jika terkumpul semua akan menjadi banyak. Saat ini jumlah siswa lebih dari seribu orang, tentu hasilnya akan banyak. “Uang jajan anak-anak saja tak ada yang seribu perak, Jadi tidak memberatkan untuk sebuah kebersamaan,” katanya. (NAS)

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Memeringati HUT ke 59 Pramuka serta HUT ke- 75 RI, gerakan Saka Wira Kartika Pangkalan Kodim 1608/Bima, menggelar penanaman 2.500 pohon mahoni....

NTB

Mataram, Bimakini.- Kwarda NTB siap menjadi garda terdepan dalam upaya mewujudkan NTB Hijau melalui gerakan zero waste. Hal itu disampaikan Kak Kwarda NTB, Drs....

NTB

Mataram, Bimakini.- Pimpinan Satuan Karya Pramuka Bahari NTB dikukuhkan oleh Kwarda NTB yang juga menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Ir. H. Rosiady Sayuti, Ph.d,...

Pendidikan

Bima, Bimakini.-  Komunitas Pramuka Peduli bekerja sama dengan Gugus Depan (Gudep) SMAN 2 Soromandi menggelar Kemah Bakti mulai Jumat hingga Ahad.  Kegiatan itu meliputi ...

Pendidikan

Kota Bima, Bimakini.- Perkemahan Bela Negara diikuti 43 Gugus Depan (Gudep) Pramuka Penggalang dan Pramuka Penegak  di areal Pela Parado. Perkemahan itu  dibuka oleh...