Peristiwa

Sehari, Lebih dari 40 APD Digunakan Tangani Pasien Covid – 19

Ilustrasi

Bima, Bimakini.- Rupanya untuk penanganan pasien Covid-19 di Kabupaten Bima, lebih dari 40 pasang Alat Pelindung Diri (APD) digunakan dalam sehari oleh tim medis. APD itu sekali pakai. Digunakan mul;ai penanganan  pasien status ODP, PDP hingga Posotif.

“Berdadarkan laporan tim medis bagian penanganan di RSUD Bima, APD yang digunakan dalam sehari lebih dari 40 pasang, digunakan untuk memeriksa dan menangani pengobatan pasien positif, PDP maupun ODP yang sudah dikarantina,” kata Ketua Tim Gugus Kerja/Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri, SE,  baru ini.

Kata bupati,  jika dinilai, dalam sehari bisa menghabiskan puluhan juta. Meski demikian, APD saat ini masih tercukupi untuk penanganan pasien Covid – 19.

“Kesediaan APD masih sangat siap, bahkan bantuan dari Provinsi dan Pusat sudah dikirim untuk RS yang tangani pasien covid, bahkan ada bantuan dari donator atau pihak ketiga yang peduli dengan penanganan corona,” ujarnya.

Bupati mengajak semua elemen untuk memberikan suport kepada petugas kesehatan. Mereka  ujung tombak penanganan dan pencegahan covid.

“Kalau petugas medis tidak mau tangani pasien Covid – 19, lalu siapa yang mau, meski hal ini memamg tugas para medis yang menjadi benteng terakhir. Kita harus berikan dukungan moril dan mensuport mereka untuk selalu semangat dalam menjalankan tugas kemanusiaan,” katanya.

Dia mengaku, banyak hal sudah dilakukan tim medis. Tujuannya tidak lain untuk memutus mata rantai virus corona. (MAN)

Share
  • 20
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.

Bimakini.com adalah portal berita Bima Dompu Terkini. Bagian dari Bimeks Group.

Alamat: Jl. Gajah Mada No. 46 BTN Penatoi Kota Bima, NTB Tlp: 0374-646840, 08233-9031009, 0853-33143335, 0852-53523401. E-mail: info[at]bimakini[dot]com

APLIKASI ANDROID

Fanpage

Copyright © 2016 Bimakini.com. Portal Berita Bima Terkini.

To Top