Peristiwa

Bentuk Fisik GOR Kabupaten Bima Disorot, PPK Bereaksi

GOR Panda tampak depan dengan model Uma Lengge. Foto yang beredar dan menjadi sorotan yang tampak dari samping.

Bima, Bimakini.- Bentuk bangunan Gedung Olahraga (GOR) mendapat sorotan di media sosial. Karena bentuknya dianggap tidak umum seperti gelanggang olahraga. Ada yang menyebutnya mirip bentuk pergudangan.

Munculnya sorotan itu, setelah beredarnya foto gambar GOR Kabupaten Bima di Desa Panda, Kecamatan Palibelo.

Organisasi Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Kabupaten Bima, Muhammad Yogi, salah satu yang menyorotnya. Bentuk banguna dinilai tidak sefantastis anggarannya Rp 11 miliar lebih. “Anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan GOR itu belasan miliar,” ujarnya melalui seluler, Kamis malam (7/5).

Kata Yogi sapaannya, menduga pihak pelaksana tidak mengutamakan mutu dalam bekerja. Tapi menjadikan kegiatan tersebut sebagai lahan basah untuk mencari untung. “Wajar dong kita berasumsi seperti itu. Karena mestinya bentuk fisik GOR itu tidak ada nilai seni sedikit pun,” ungkapnya.

Menurutnya, dilihat dari kondisi fisik GOR tersebut ada kemungkinan tidak sesuai rencana pembangunan. “Jangan jangan bentuk fisik GOR itu tidak sesuai dalam RAB. Masa GOR mirip kandang kuda,” tudingnya.

Sementara itu, Ketua DPC Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Bima Raya, Supriyadin mengungkapkan, pembangunan GOR itu harus mampu menarik simpati masyarakat sehingga harus ada nilai seninya. “Anggaran yang digelontorkan untuk bangun GOR itu kan cukup besar. Ko bentuk fisik GOR mirip gudang,” ucapnya.

Dirinya menyesalkan terkait pembangunan GOR tersebut karena tidak diperhatikan bentuknya seperti apa. “Bangunan GOR benar benar tidak ssuai harapan masyarakat. Bahkan kita menuding hanya buang anggaran saja,”  ujarnya.

Foto GOR Panda yang banyak disorot.

Sorotan di media sosial itu juga  langsung ditanggapi oleh PPK Pembangunan GOR Kabupaten Bima,  Haerunnas melalui status facebooknya.  “Dengan Terpaksa saya sebagai PPK GOR harus menjelaskan, meski bukan pada tempatnya. Saya memantau sudah mengarah ke ghibah dan fitnah. GOR ini bukan sarang walet tapi Motiv Uma Lengge,” tegasnya.

“GOR ini bukan Pabrik di Jakarta, tapi Tribun VIP dan 3 Tribun penonton berada di Lantai 2,” tepisnya.

Dijelaskannya, GOR ini tipe B tersebut memiliki luas 25 m x 40 m dan tinggi 12 m. GOR tipe B menyiapkan pembinaan lima Cabor, yakni satu Lapangan Volley Ball, empat Lapangan Batminton, empat Lapapangan Takraw, satu Lapangan Tennis, satu Lapangan Basket.

“GOR ini dilengkapi dengan  ruang Security, ruang tiket,  ruang Manager, ruang Sekretariat, ruang pemanasan atlet,  ruang Mushalla,  ruang Wudhu, ruang Konfrensi Pers, Gardu, Ruang Panel, Ruang Rehat Atlet, Ruang Rehat Wasit/ Panitia, Ruang Medis, Ruang Tes Dopping, Ruang Perlengkapan,” terangnya.

“Alhamdulillah sejak 2005 GOR ini dinanti. Hambatan, onak duri selama 5 bulan kami hadapi, hujan dan lumpur,” ujarnya.

Untuk bahan kontruksi, kata dia, Beton dari Sidoarjo, Bondek dinding Atas dan Bondek Atap beserta konstrusksinya, Jakarta. Teknisi belasan orang didatangkan dari pulau Jawa.

“Alhamdulillah, meski di CCO, diadendum dan didenda  karena keterlambatan sudah di PHO tanggal 26 Maret 2020. Mari kita siapkan generasi yang sehat dan intaq, Semoga Perjuangan  untuk Lintasan Atletik dan Lapangan Sepak Bola dapat terealisir di 2021,” ujarnya. (KAR)

Share
  • 307
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.

Bimakini.com adalah portal berita Bima Dompu Terkini. Bagian dari Bimeks Group.

Alamat: Jl. Gajah Mada No. 46 BTN Penatoi Kota Bima, NTB Tlp: 0374-646840, 08233-9031009, 0853-33143335, 0852-53523401. E-mail: info[at]bimakini[dot]com

APLIKASI ANDROID

Fanpage

Copyright © 2016 Bimakini.com. Portal Berita Bima Terkini.

To Top